Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

DEVI AISYAH

2 karya publik ditemukan.

2023: 2

Analisis Tingkat Kepuasan Petani Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian (Studi Kasus Gapoktan I Kampung Enam Kota Tarakan)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kurangnya kegiatan penyuluhan dan pemahaman penyuluh lapangan akan kebutuhan petani di wilayah kerjanya menjadi salah satu penyebab enggannya petani untuk aktif dalam pelaksanaan penyuluhan. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahuai tingkat kepentingan penyuluh; (2) mengetahui tingkat kinerja penyuluh; (3) mengetahui tingkat kepuasan petani terhadap penyuluh. Penelitian menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah IPA (Importance Performance Analysis) dan CSI (Costumer Satisfaction Index). Berdasarakan hasil analisis tingkat kepentingan atribut kualitas pelayanan penyuluh pertanian sebanyak 4 atribut pada selang skor 78-101 dengan skala cukup penting sebanyak 9 atribut pada selang skor 102-125 dengan skala penting, dan sebanyak 2 atribut dengan selang skor 125-149 dengan skala sangat penting. skor rata-rata tertingggi terdapat pada atribut 11 sedangkan skor rata-rata terendah terdapat pada atribut 10, dan 13. Berdasarkan hasil analisis tingkat kinerja atribut kualitas pelayanan penyuluh pertanian, dapat dilihat terdapat 1 atribut pada selang skor 78-101 pada skala cukup puas, kemudian 7 atribut pada selang skor 54-77 pada skala kurang puas, dan sebanyak 7 atribut pada selang skor 30-53 pada skala tidak puas. Skor rata-rata tetinggi terdapat pada atribut 9, sedangkan skor rata-rata terendah terdapat pada atribut 13. Berdasarkan analisis didapatkan hasil nilai rata-rata untuk tingkat kepentingan sebesar 3,57. Atribut yang berda di atas rata-rata berjumah 7 atribut. Sedangkan untuk tingkat kinerja nilai rata-ratanya sebesar 1,8. Atribut yang nilai kinerjanya berada di atas rata-rata berjumlah 8 atribut. Berdasarakan hasil perhitungan CSI diperoleh hasil CSI untuk atribut kinerja penyuluh lapangan adalah sebesar 37,41%. Angka tersebut mengidentifikasikan bahwa secara umum petani di Gapoktan I kampung enam berada pada kategori kurang puas.

Analisis Tingkat Kepuasan Petani Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian (Studi Kasus Gapoktan I Kampung Enam Kota Tarakan)

2023 · Thesis ·

Kurangnya kegiatan penyuluhan dan pemahaman penyuluh lapangan akan kebutuhan petani di wilayah kerjanya menjadi salah satu penyebab enggannya petani untuk aktif dalam pelaksanaan penyuluhan. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahuai tingkat kepentingan penyuluh; (2) mengetahui tingkat kinerja penyuluh; (3) mengetahui tingkat kepuasan petani terhadap penyuluh. Penelitian menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah IPA (Importance Performance Analysis) dan CSI (Costumer Satisfaction Index). Berdasarakan hasil analisis tingkat kepentingan atribut kualitas pelayanan penyuluh pertanian sebanyak 4 atribut pada selang skor 78-101 dengan skala cukup penting sebanyak 9 atribut pada selang skor 102-125 dengan skala penting, dan sebanyak 2 atribut dengan selang skor 125-149 dengan skala sangat penting. skor rata-rata tertingggi terdapat pada atribut 11 sedangkan skor rata-rata terendah terdapat pada atribut 10, dan 13. Berdasarkan hasil analisis tingkat kinerja atribut kualitas pelayanan penyuluh pertanian, dapat dilihat terdapat 1 atribut pada selang skor 78-101 pada skala cukup puas, kemudian 7 atribut pada selang skor 54-77 pada skala kurang puas, dan sebanyak 7 atribut pada selang skor 30-53 pada skala tidak puas. Skor rata-rata tetinggi terdapat pada atribut 9, sedangkan skor rata-rata terendah terdapat pada atribut 13. Berdasarkan analisis didapatkan hasil nilai rata-rata untuk tingkat kepentingan sebesar 3,57. Atribut yang berda di atas rata-rata berjumah 7 atribut. Sedangkan untuk tingkat kinerja nilai rata-ratanya sebesar 1,8. Atribut yang nilai kinerjanya berada di atas rata-rata berjumlah 8 atribut. Berdasarakan hasil perhitungan CSI diperoleh hasil CSI untuk atribut kinerja penyuluh lapangan adalah sebesar 37,41%. Angka tersebut mengidentifikasikan bahwa secara umum petani di Gapoktan I kampung enam berada pada kategori kurang puas.