Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

DELMI

3 karya publik ditemukan.

2022: 22021: 1

Penegakan Hukum Pidana Terhadap Pelaku Pembuangan Limbah Cair Oleh Usaha Laundry Tanpa Izin Di Kabupaten Bulungan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU PEMBUANGAN LIMBAH CAIR OLEH USAHA LAUNDRY TANPA IZIN DI KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait penegakan hukum pidana terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan. Pertama, bagaimana pengekan hukum pidana terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan? Kedua, apa hambatan dalam penegakan hukum terhadap terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan?. Skripsi ini merupakan penelitian hukum empiris yang berfungsi untuk melihat hukum dalam artian nyata dan meneliti bagaimana bekerjanya hukum di lingkungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Undang-Undang (statue approach) dan pendekatan Konseptual (conseptual approach). Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer, sekunder dan tersier. Data primer di peroleh melalui wawancara pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan dan Kepolisian Resor Bulungan, dan data sekunder di peroleh dari studi kepustakaan yang terdiri dari; bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, bahan hukum primer yaitu; Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Bupati Bulungan Nomor 02 Tahun 2006 tentang Izin Pembungan Air Limbah Ke Air, Sumber Air dan Badan Air, dan bahan hukum sekunder; dari Buku, Jurnal, Artikel, dan lainnya, dan bahan hukum tersier, berupa Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dari penelitan ini penulis menyimpulkan bahwa, pertama; penegakan hukum terhadap pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan selama ini sanksi yang paling sering digunakan adalah sanksi administrasi, jika sanksi ini tidak memadai maka akan di berlakukan upaya hukum lainnya yakni, hukum perdata dan hukum pidana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, kedua; hambatan yang ditemui dalam penegakan hukum terhadap pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan adalah; Kurangnya disiplin hukum dan kurangnya kesadaran hukum oleh pelaku usaha.

Penegakan Hukum Pidana Terhadap Pelaku Pembuangan Limbah Cair Oleh Usaha Laundry Tanpa Izin Di Kabupaten Bulungan

2022 · Thesis ·

PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU PEMBUANGAN LIMBAH CAIR OLEH USAHA LAUNDRY TANPA IZIN DI KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait penegakan hukum pidana terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan. Pertama, bagaimana pengekan hukum pidana terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan? Kedua, apa hambatan dalam penegakan hukum terhadap terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan?. Skripsi ini merupakan penelitian hukum empiris yang berfungsi untuk melihat hukum dalam artian nyata dan meneliti bagaimana bekerjanya hukum di lingkungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Undang-Undang (statue approach) dan pendekatan Konseptual (conseptual approach). Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer, sekunder dan tersier. Data primer di peroleh melalui wawancara pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan dan Kepolisian Resor Bulungan, dan data sekunder di peroleh dari studi kepustakaan yang terdiri dari; bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, bahan hukum primer yaitu; Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Bupati Bulungan Nomor 02 Tahun 2006 tentang Izin Pembungan Air Limbah Ke Air, Sumber Air dan Badan Air, dan bahan hukum sekunder; dari Buku, Jurnal, Artikel, dan lainnya, dan bahan hukum tersier, berupa Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dari penelitan ini penulis menyimpulkan bahwa, pertama; penegakan hukum terhadap pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan selama ini sanksi yang paling sering digunakan adalah sanksi administrasi, jika sanksi ini tidak memadai maka akan di berlakukan upaya hukum lainnya yakni, hukum perdata dan hukum pidana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, kedua; hambatan yang ditemui dalam penegakan hukum terhadap pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan adalah; Kurangnya disiplin hukum dan kurangnya kesadaran hukum oleh pelaku usaha.

KEPUASAN KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN GAS BUMI DI KELURAHAN KARANG ANYAR KECAMATAN TARAKAN BARAT

2021 · Thesis ·

KEPUASAN KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN GAS BUMI DI KELURAHAN KARANG ANYAR KECAMATAN TARAKAN BARAT Delmi Dr. Syaiful Anwar, S.E.,M.Si Metode pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif deskriptif.Metode penelitian kuantitatif dilakukan dengan cara mengumpulkan data berupa angka. Hasil penelitian menunjukkan, pengaruh kualitas produk terhadap kepuasan konsumen diperoleh nilai t-hitung sebesar (2,556) > t-tabel (1,661) dan nilai Sig (0,012) (0,05), yang artinya Kualitas Produk berpengaruh terhadap Kepuasan Konsumen secara parsial. Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen diperoleh nilai t-hitung sebesar (0,331) t-tabel (1,661) dan nilai Sig (0,742) > (0,05), yang artinya kualitas pelayanan tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Konsumen secara parsial.Pengaruh emosional terhadap kepuasan konsumen diperoleh nilai t-hitung sebesar (1,419) t-tabel (1,661) dan nilai Sig (0,159) > (0,05), yang artinya emosional tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Konsumen secara parsial. Pengaruh biaya dan kemudahan terhadap kepuasan konsumen diperoleh nilai t-hitung sebesar (0,708) t-tabel (1,661) dan nilai Sig (0,481) > (0,05), yang artinya emosional tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Konsumen secara parsial. Secara simultan menunjukkan keseluruhan variabel independen yang terdiri dari kualitas produk, kualitas pelayanan, emosional, biaya dan kemudahan secara simultan mempengaruhi kepuasan konsumen. Berdasarkan nilai R-Square sebesar 0,140, menunjukkan variabel kualitas produk, kualitas pelayanan, emosional, biaya dan kemudahan mempengaruhi kepuasan konsumen sebasar 14% sedangkan sisanya 86% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model regresi.