KAJIAN ETNOZOOLOGI MASYARAKAT SUKU TIDUNG DI DESA MANUK BUNGKUL DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI
KAJIAN ETNOZOOLOGI MASYARAKAT SUKU TIDUNG DI DESA MANUK BUNGKUL DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI ABSTRAK Penelitian ini merupakan kajian etnozoologi, yakni hubungan antara manusia dengan hewan disekitarnya dalam kehidupan sosial-budaya masyarakat suku Tidung di desa Manuk Bungkul Kecamatan Sembakung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana masyarakat suku Tidung di desa Manuk Bungkul memanfaatkan hewan disekitarnya dalam kehidupan sehari-hari, untuk mengetahui upaya konservasi masyarakat terhadap hewan yang dimanfaatkan, serta untuk mengetahui potensi data hasil penelitian sebagai sumber belajar biologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah etnografi realis dengan pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara interaktif dengan warga desa yang didukung dokumentasi. Penelitian dilakukan pada bulan November-Desember 2021 dengan jumlah subjek penelitian 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan 51 jenis hewan dengan berbagai tujuan pemanfaatan seperti dikonsumsi, dijual, hewan peliharaan, hiasan, obat-obatan dan beberapa spesies dipercaya memiliki nilai mistis. Bentuk konservasi yang diperoleh dari masyarakat berupa pelarangan kegiatan meracun ikan dan pelarangan penggunaan alat tangkap ikan yang merusak lingkungan, serta melakukan pembiakan jenis lokal seperti ayam kampung. Pemetaan pembelajaran terdapat pada materi biologi kelas X SMA pada Kompetensi Dasar (KD) 3.2 materi keanekaragaman hayati dan Kompetensi Dasar (KD) 4.2 materi upaya pelestarian keanekaragaman hayati.