Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AFRIDA

6 karya publik ditemukan.

2026: 22022: 22020: 2

implementasi transfer keuangan daerah terhadap produk domestik regional bruto provinsi kalimantan utara

2026 · Book ·

Transfer keuangan daerah merupakan instrumen kebijakan fiskal yang digunakan pemerintah pusat untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh transfer keuangan daerah yang meliputi Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder metode yang digunakan data panel kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2015–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan dengan pendekatan common effect model (CEM) sebagai model terpilih, yang diolah menggunakan program EViews. Berdasarkan hasil estimasi, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y_it=7.298797+〖0.087695X〗_1it-〖0.502928X〗_2it+〖0.558315X〗_3it+εit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Dana Bagi Hasil (DBH) dengan nilai signifikansi 0,4649 > 0,05 tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB, Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai signifikansi 0,0081 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap PDRB, sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai signifikansi 0,0000 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,000214 0,05 sehingga berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,30 menunjukkan bahwa sebesar 30% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 70% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan DAK yang lebih terarah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sementara pengelolaan DAU perlu lebih diarahkan pada kegiatan produktif. Optimalisasi penggunaan DBH juga menjadi penting agar kontribusinya terhadap PDRB dapat meningkat.

implementasi transfer keuangan daerah terhadap produk domestik regional bruto provinsi kalimantan utara

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Transfer keuangan daerah merupakan instrumen kebijakan fiskal yang digunakan pemerintah pusat untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh transfer keuangan daerah yang meliputi Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder metode yang digunakan data panel kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2015–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan dengan pendekatan common effect model (CEM) sebagai model terpilih, yang diolah menggunakan program EViews. Berdasarkan hasil estimasi, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y_it=7.298797+〖0.087695X〗_1it-〖0.502928X〗_2it+〖0.558315X〗_3it+εit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Dana Bagi Hasil (DBH) dengan nilai signifikansi 0,4649 > 0,05 tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB, Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai signifikansi 0,0081 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap PDRB, sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai signifikansi 0,0000 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,000214 0,05 sehingga berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,30 menunjukkan bahwa sebesar 30% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 70% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan DAK yang lebih terarah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sementara pengelolaan DAU perlu lebih diarahkan pada kegiatan produktif. Optimalisasi penggunaan DBH juga menjadi penting agar kontribusinya terhadap PDRB dapat meningkat.

HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DENGAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 12 TARAKAN TAHUN AJARAN 2021/2022

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ayu Afridah. 2022. Hubungan Antara Penyesuaian Diri Dengan Minat Belajar Siswa Kelas VII di SMP Negeri 12 Tarakan. Dibimbing oleh Ibu Suriata, M.Pd selaku pembimbing utama dan Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penyesuaian diri dengan minat belajar pada siswa kelas VII di SMP Negeri 12 Tarakan. Penyesuaian diri merupakan proses bagaimana individu mencapai keseimbangan diri dalam memenuhi kebutuhan sesuai dengan lingkungannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 64 siswa kelas VII 3 dan VII 4 di SMP Negeri 2 Tarakan. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik analisis inferensial, dan uji korelasi product moment dibantu aplikasi IMB Statistikal Product and Service Solution SPSS versi, 20.0 for windows. Hasil penelitian diketahui nilai korelasi rhitung antara penyesuaian diri dengan minat belajar menunjukan angka sebesar 0,221 dan rtabel dengan angka sebesar 0,244, dengan demikian tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penyesuaian diri dengan minat belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 12 Tarakan Tahun Ajaran 2021/2022.

HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DENGAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 12 TARAKAN TAHUN AJARAN 2021/2022

2022 · Thesis ·

Ayu Afridah. 2022. Hubungan Antara Penyesuaian Diri Dengan Minat Belajar Siswa Kelas VII di SMP Negeri 12 Tarakan. Dibimbing oleh Ibu Suriata, M.Pd selaku pembimbing utama dan Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penyesuaian diri dengan minat belajar pada siswa kelas VII di SMP Negeri 12 Tarakan. Penyesuaian diri merupakan proses bagaimana individu mencapai keseimbangan diri dalam memenuhi kebutuhan sesuai dengan lingkungannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 64 siswa kelas VII 3 dan VII 4 di SMP Negeri 2 Tarakan. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik analisis inferensial, dan uji korelasi product moment dibantu aplikasi IMB Statistikal Product and Service Solution SPSS versi, 20.0 for windows. Hasil penelitian diketahui nilai korelasi rhitung antara penyesuaian diri dengan minat belajar menunjukan angka sebesar 0,221 dan rtabel dengan angka sebesar 0,244, dengan demikian tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penyesuaian diri dengan minat belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 12 Tarakan Tahun Ajaran 2021/2022.

Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini mengulas tentang penguatan sumber daya manusia yang ada di organisasi/perusahaan. Buku Manajemen Sumber Daya Manusia ini sangat penting di dalam peningkatan produktivitas karyawan dan mengatasi persoalan-persoalan di bidang sumber daya manusia. Buku ini berisi teori-teori Manajemen Sumber Daya Manusia yang dapat digunakan oleh pengajar dan mahasiswa. Buku ini terdiri dari sepuluh bab, yaitu : Bab 1 : Pentingnya MSDM dalam Organisasi Bab 2 : Peranan MSDM dalam Organisasi Bab 3 : Perencanaan SDM dalam Organisasi Bab 4 : Penempatan SDM dalam Organisasi Bab 5 : Penilaian Kinerja Bab 6 : Pengembangan Karir Bab 7 : Kesehatan dan Keselamatan Kerja Bab 8 : Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Bab 9 : Audit Sumberdaya Manusia Bab 10 : Sumber Daya Manusia Global

asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. N di wilayah puskesmas karang rejo kota tarakan

2020 · Thesis ·

Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang diberikan secara berkesinambungan kepada ibu selama kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir (BBL), neonatus dan keluarga berencana (KB). Peran bidan selain memberikan asuhan komprehensif juga harus meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam penanganan dan memberikan pelayanan kesehatan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif dimulai pada tanggal 28 Oktober 2019 di Puskesmas Karang Rejo Tarakan dengan Ny. N sebagai responden. Kunjungan Awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 34 minggu dan selanjutnya dilakukan kunjungan ulang sebanyak 2 kali kunjungan dan dilakukan setiap 1 minggu 1 kali kunjungan. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 38 minggu, yang dilakukan sesuai dengan standar asuhan persalinan normal (APN). Asuhan kunjungan masa nifas dilakukan sebanyak 4 kali dan asuhan kunjungan neonatal sebanyak 3 kali. Penatalaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir. Selama melakukan asuhan kebidanan komprehensif tidak didapatkan masalah pada kehamilan kunjungan awal dan kunjungan ulang pertama dan kedua. Namun didapatkan masalah pada persalinan yaitu ketuban pecah dini (kpd). Hal tersebut dilakukan tindakan segera dengan merujuk pasien ke rumah sakit agar tidak menimbulkan masalah dan komplikasi selama proses persalinan. Pada kunjungan nifas dan bayi tidak ditemukan adanya m asalah, ibu dan bayi dalam keadaan baik, asuhan yang diberikan sesuai standar yang telah ditetapkan. Berdasarkan asuhan yang diberikan, masalah yang terjadi pada persalinan tidak menyebabkan komplikasi selama proses persalinan. Ibu dan bayi dalam kondisi normal dan asuhan yang diberikan sesuai dengan teori. Asuhan kebidanan komprehensif telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP.