Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ABDUL WAHAB

4 karya publik ditemukan.

2023: 22021: 12020: 1

Penggunaan Ragi Roti (Saccharomyces Cereviciae) Dan Vitamin C Untuk Meningkatkan Resistensi Benih Ikan Lele Terhadap Infeksi Bakteri (Aeromonas hydrophila)

2023 · Book ·

Penyakit yang sering menyerang ikan lele dumbo adalah penyakit bakterial yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Vitamin C dan ragi roti yang ditambahkan dalam pakan dapat meningkatkan resistensi ikan terhadap infeksi penyakit melalui peningkatan respons imun nonspesifik, sedangkan vitamin C berperan dalam pemeliharaan sistem kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kombinasi pakan benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) yang diberi ragi roti (Saccharomyces cereviciae) dan vitamin C untuk meningkatkan resisten benih ikan lele terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April- Mei 2022. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ikan lele dumbo berukuran 6 cm yang dipelihara selama 41 hari. Penelitian ini disusun menggunakan Rancang Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah P0: pemberian pakan tanpa pemberian ragi roti dan vitamin C, P1; penambahan ragi roti 5g/kg pakan, P2: penambahan vitamin C 750 mg/kg pakan, dan P3: kombinasi penambahan vitamin C 750 dan ragi roti 5g ke dalam pakan komersil. Hasil penelitian penambahan ragi roti dan vitamin C pada pakan komersil dapat meningkatkan ketahanan tubuh ikan lele terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila, penambahan ragi roti dan vitamin C pada pakan komersil sebanyak 5/750 kg pakan yang diberikan ke ikan selama 21 hari berturut-turut, diperoleh sintasan ikan lele tertinggi setelah ikan di uji tantang dengan bakteri A.hydropilla yaitu pada perlakuan P3 sebesar 77% .

Penggunaan Ragi Roti (Saccharomyces Cereviciae) Dan Vitamin C Untuk Meningkatkan Resistensi Benih Ikan Lele Terhadap Infeksi Bakteri (Aeromonas hydrophila)

2023 · Thesis ·

Penyakit yang sering menyerang ikan lele dumbo adalah penyakit bakterial yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Vitamin C dan ragi roti yang ditambahkan dalam pakan dapat meningkatkan resistensi ikan terhadap infeksi penyakit melalui peningkatan respons imun nonspesifik, sedangkan vitamin C berperan dalam pemeliharaan sistem kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kombinasi pakan benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) yang diberi ragi roti (Saccharomyces cereviciae) dan vitamin C untuk meningkatkan resisten benih ikan lele terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April- Mei 2022. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ikan lele dumbo berukuran 6 cm yang dipelihara selama 41 hari. Penelitian ini disusun menggunakan Rancang Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah P0: pemberian pakan tanpa pemberian ragi roti dan vitamin C, P1; penambahan ragi roti 5g/kg pakan, P2: penambahan vitamin C 750 mg/kg pakan, dan P3: kombinasi penambahan vitamin C 750 dan ragi roti 5g ke dalam pakan komersil. Hasil penelitian penambahan ragi roti dan vitamin C pada pakan komersil dapat meningkatkan ketahanan tubuh ikan lele terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila, penambahan ragi roti dan vitamin C pada pakan komersil sebanyak 5/750 kg pakan yang diberikan ke ikan selama 21 hari berturut-turut, diperoleh sintasan ikan lele tertinggi setelah ikan di uji tantang dengan bakteri A.hydropilla yaitu pada perlakuan P3 sebesar 77% .

Persepsi dan minat mahasiswa agribisnis untuk bekerja disektor pertanian (studi kasus: program studi agribisnis fakultas pertanian universitas borneo tarakan)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mahasiswa agribisnis sebagai mahasiswa terdidik di bidang pertanian diharapkan mempunyai persepsi yang baik terhadap sektor pertanian dan diharapkan mampu memberikan kontribusi besar dalam pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) persepsi mahasiswa agribisnis untuk bekerja di sektor pertanian (2) minat mahasiswa agribisnis untuk bekerja di sektor pertanian (3) hubungan persepsi dan minat mahasiswa agribisnis untuk bekerja di sektor pertanian. Pengambilan data menggunakan metode Simple Random Sampling dengan responden mahasiswa angkatan 2017 sampai 2018, jumlah sampel sebanyak 50 mahasiswa. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dan korelasi Rank Spearman. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 76%, sedangkan minat mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 52%. Terdapat hubungan positif yang nyata antara faktor internal persepsi dan faktor eksternal persepsi dengan minat mahasiswa agribisnis untuk berkarir di bidang pertanian, artinya bahwa semakin tinggi persepsi mahasiswa maka akan semakin tinggi pula minatnya bekerja di sektor pertanian.

Penerapan Model Pembelajaran PAKEM untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas 7 SMP Negeri 10 Tarakan

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menerapkan model Pakem Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Di SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus. Pada tiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan, dengan tahapan pada setiap siklus yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, lembar observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, Tes Hasil Belajar, dan Lembar Kerja siswa. Hasil penelitian menunjukan model pembelajaran PAKEM dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VII Di SMP Negeri 10 Tarakan. Pada siklus I 50% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 79%. Nilai siswa secara klasikal yang diperoleh tersebut telah mencapai indikator ketuntasan yaitu 75%. Hasil pengamatan aktivitas guru mengajar siklus I dengan skor 71% dengan kategori baik, siklus II dengan skor 74% masuk kedalam kategori baik dan hasil aktivitas siswa siklus I memperoleh persentase 64% untuk pertemuan 1 dengan kategori cukup dan pada pertemuan kedua memperoleh persentase 76% dengan kategori baik, siklus II pada pertemuan I memperoleh persentase 80% dan pertemuan kedua memperoleh persentase 84% masuk dalam berkategori sangat baik.