ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
.Radar multi-antena umumnya ada dua macam yaitu radar Phased Array (PA) dan Multiple-input Multiple-Output (MIMO) yang masing-masing memiliki kelebihan utama berturut-turut yaitu gain koheren yang tinggi dan gain peragaman sinyal (waveform) yang tinggi. Tidak seperti radar PA dimana dari semua elemen antena hanya dapat mengirim satu waveform saja, maka pada radar MIMO semua elemen antena akan memiliki waveform yang unik, bersifat independen, dan ortogonal satu dengan lainnya. Salah satu parameter terpenting dari berbagai parameter kinerja radar adalah estimasi parameter karena hal ini terkait dengan penentuan jumlah target yang mampu diidentifikasi oleh radar. Penelitian ini mengusulkan estimasi parameter radar dengan metode Generalized-Likelihood Ratio Test (GLRT) untuk radar multi-antena tersebut. Formulasi dan evaluasi kinerja dari metode tersebut dilakukan berdasarkan beberapa faktor seperti variasi sudut kedatangan sinyal (direction of arrival, DoA), variasi radar cross section (RCS) dari target, resolusi sudut antar dua target, akurasi deteksi amplitudo, dan jumlah elemen antena Tx-Rx. Keefektifan dari kinerja metode GLRT ini dibandingkan dengan kinerja estimasi least squares (LS). Resolusi sudut deteksi yang diperoleh untuk estimator ini lebih baik dari estimator LS baik pada antenna PA dan MIMO, dimana untuk antena PA dengan K = L = 8 maka diperoleh resolusi sudut 3o sedangkan estimator LS sebesar 5,8o. Untuk antenna MIMO semua estimator, yaitu LS dan GLRT bekerja dengan baik jika di terapakan pada radar
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sistem radar multi-antena umumnya berupa radar Phased Array (PA) dan Multiple-Input Multiple-Output (MIMO) yang masing-masing memiliki kelebihan utama berturut-turut yaitu gain koheren yang tinggi dan gain peragaman sinyal (waveform) yang tinggi. Pada radar PA dimana dari semua elemen antena hanya dapat mengirim satu waveform saja sedangkan pada radar MIMO semua elemen antena akan memiliki waveform bersifat independen dan ortogonal satu dengan lainnya. Parameter terpenting dari berbagai parameter kinerja radar salah satu diantaranya adalah estimasi parameter dimana hal ini terkait dengan kemampuan dalam menentukan jumlah target oleh radar. Pada penelitian ini diusulkan suatu estimasi parameter untuk radar dengan metode Forward-Backward Capon (FBCapon) untuk radar multi-antena tersebut. Formulasi dan evaluasi kinerjanya dilakukan berdasarkan faktor-faktor yaitu berbagai sudut kedatangan sinyal (Direction of Arrival, DoA), variasi Radar Cross Section (RCS) dari target, resolusi sudut antar dua target, akurasi deteksi amplitudo, dan jumlah elemen antena Tx-Rx. Keefektifan dari kinerja metode ini dibandingkan dengan kinerja estimasi Least Square (LS) yang diterapkan pada radar PA dan MIMO, dimana kemampuan deteksi DoA kedua metode Capon lebih akurat dibanding metode LS. Estimator FBCapon memiliki nilai Root Mean Square Error (RMSE) pada estimasi akurasi deteksi amplitudo separuh lebih rendah dari yang diperoleh FCapon yaitu sebesar 6,2% berbanding 11,9%, sementara estimator LS memiliki RMSE sebesar 5,8%. Kemudian untuk resolusi sudut deteksinya FCapon lebih baik dari estimator LS, sebagai contoh untuk K = L = 8, maka diperoleh resolusi sudut sebesar 5o, sedangkan pada estimator LS sebesar 5,8o.