Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: kefasihan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL NUMERASI DI SDN 006 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal numerasi di SDN 006 Tarakan. Kemampuan berpikir kreatif dalam penelitian ini mengacu pada tiga indikator menurut Silver, yaitu kefasihan (fluency), keluwesan (flexibility), dan kebaruan (novelty). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas V. Instrumen yang digunakan berupa soal numerasi dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator kefasihan tampak dominan ditunjukkan oleh siswa. Mereka mampu menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan serta menyelesaikan soal numerasi dengan langkah yang jelas dan runtut. Keluwesan muncul pada beberapa siswa yang dapat menggunakan lebih dari satu strategi penyelesaian soal, seperti menyamakan penyebut atau mengubah pecahan ke bentuk desimal. Sementara itu, kebaruan hanya ditemukan pada satu siswa melalui pendekatan visual dengan teknik mengarsir. Secara keseluruhan, kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal numerasi tergolong pada tingkat kreatif (TKBK 3) karena sebagian besar siswa memenuhi dua dari tiga indikator berpikir kreatif. Hasil ini menunjukkan perlunya upaya pengembangan pembelajaran numerasi yang lebih bervariasi agar dapat mendorong munculnya aspek kebaruan dalam berpikir kreatif siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENYELESAIAN MASALAH OPERASI HITUNG PECAHAN BERDASARKAN TAHAPAN WALLAS PADA SISWA YANG BERPIKIR KREATIF

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berpikir kreatif merupakan proses berpikir dari berbagai gagasan dalam menyelesaikan suatu persoalan dan menghasilkan suatu produk dalam memecahkan masalah matematika yang memenuhi aspek kefasihan, fleksibilitas dan kebaruan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyelesaian masalah operasi hitung pecahan pada siswa yang berpikir kreatif. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan penyelesaian masalah operasi hitung pecahan yang kemudian dikonfirmasi dengan proses wawancara. Sebanyak 25 siswa kelas V yang menjadi partisipan dalam penelitian dan mengerjakan tes kemampuan penyelesaian masalah operasi hitung pecahan, yang kemudian dipilih yang memenuhi indikator berpikir kreatif. Setelah itu peneliti memilih 3 siswa yang memenuhi indikator berpikir kreatif untuk diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa hanya memenuhi 2 indikator yaitu kefasihan dan fleksibilitas. Pada tahap preparasi siswa dapat menuliskan informasi awal baik hal yang diketahui maupun yang ditanya pada soal dengan benar. Tetapi dalam hal menjelaskan maksud soal cenderung merasa kesulitan menyusun kata-kata. Pada tahap inkubasi siswa cenderung diam dengan memperhatikan informasi yang ada pada soal dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi. Pada tahap iluminasi, siswa mendapatkan ide atau strategi untuk memecahkan masalah yang dituangkan langsung pada kertas yang disediakan. Pada tahap verifikasi siswa memeriksa kembali ide yang diperolehnya atau jawaban yang sudah dituliskan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail