Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Vibrio parahaemolytics.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa Bilimbi L) TERHADAP BAKTERI Vibrio Parahaemolyticus SECARA IN VITRO

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Vibrio parahaemolyticus merupakan bakteri halophilic gram negatif dan secara alami terdapat di laut dan dapat menginfeksi kepiting bakau (Scylla serrata), udang windu (Penaeus monodon), kelas bivalvia dan ikan kerapu bebek (Cromileptes altivelis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas daya hambat ekstrak belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 3 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Perlakuan A, B, dan C dengan konsentrasi masing-masing 32 mg/mL, 48 mg/mL, 64 mg/mL. Hasil biakan bakteri dengan pengenceran 10-1 sampai 10-7, diperoleh koloni yang dihitung dari TPC (Total Plate Count) sekitar 1,62×10-6 CFU/mL, sementara uji fitokimia, ekstrak daun belimbing wuluh (A. bilimbi L.) positif mengandung senyawa aktif, seperti flavonoid, alkaloid, steroid, tanin, saponin, dan fenol. Hasil daya hambat terbaik pada uji in vitro, yaitu pada konsentrasi ekstrak 64 mg/mL dengan zona hambat 15,33±0,84 mm menunjukkan ekstrak daun belimbing wuluh dapat menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail