ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul produktivitas dan tingkat upah tenaga kerja terhadap kinerja ekonomi di Indonesia, Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan terkait berapakah produktivitas tenaga kerja Indonesia dan bagaimana pola pemetaanya, bagaimana hubungan produktifitas dan tingkat upah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, dan bagaimana pola pemetaan tingkat upah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Metode penelitian yang di gunakan adalah data kuantitatif, bahan yang di gunakan primer dan sekunder. Hasil penelitian: Pertama, Hasil klasifikasi produktivitas nasional menunjukan bahwa : Rata-rata provinsi di Indonesia dari tahun 2020-2021 termasuk provinsi yang berada pada wilayah yang sangat tidak produktif, Produktivitas tenaga kerja tertinggi berada di Indonesia bagian barat yaitu provinsi DKI Jakarta yang dimana klasifikasinya dengan menggunkan pemetaan kelas DKI Jakarta satu-satunya berada di klasifikasi kelas tertinggi yaitu wilayah yang sangat produktif, Pada klasifikasi kelas produktif dan sedang hanya terdapat di Indoensia bagian barat dan tengah yatu provinsi Kalimantan Timur sebagai satu-satunya berada diklasifikasi sebagai wilayah yang produktif dan provinsi Kalimantan Utara dan Kepulauan Riau yang berada di klasifikasi wilayah yang sedang. Kedua, Hasil pola spasial menunjukkan bahwa : Tingkat Upah tertinggi berada di setiap bagian Indonesia baik bagian barat, tengah dan timur. Indonesia bagian barat tedapat provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Aceh, Riau, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, dan Kepulauan Riau. Untuk Indonesia bagian tengah tedapat pada provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Untuk Indonesia bagian timur terdapat pada provinsi Papua, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Gorontalo, dan Sulawesi Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh tingkat upah,pendapatan dan lama usaha terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri mebel di Kota Tarakan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan tngkat upah berpengaruh signifikan dan positif terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri mebel di Kota Tarakan, pendapatan berpengaruh signifikan dan positif terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri mebel di Kota Tarakan, dan lama usaha berpengaruh signifikan dan positif terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri mebel di Kota Tarakan . Tingkat upah, pendapatan , dan lama usaha secara simultan dan signifikan berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu penyerapan tenaga kerja .Nilai R-Square sebesar 0,545, hal ini menunjukkan tingkat upah, pendapatan, dan lama usaha mempengaruhi penyerapan tenaga kerja sebasar 54,5% sedangkan sisanya 45,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model regresi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui pengaruh tingkat upah, angkatan kerja dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif yang menggunakan data berupa angka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan riset kepustakaan dengan cara mentabulasikan data-data yang di unggah dari laman resmi instansi/lembaga terkait. Dalam penelitian ini berbentuk data panel (Cross- Section & Time Series) dengan jumlah 30 observasi. Metode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial tingkat upah berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan melihat nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel (-2,259) > (-2,056), angkatan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan melihat nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (3,701) > (2,056) dan pengeluaran pemerintah berpengaruh positif tidak signifikan dengan melihat nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (0,638) (2,056). Jika melihat secara simultan hasil penelitian ini variabel tingkat upah, angkatan kerja, pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan melihat nilai f-hitung lebih besar dari f- tabel (4,808) > (2,98). Kemudian hasil koefisien determinasi R2 dengan nilai 0,605 atau sebesar 60,50%. ABSTRACT The purpose of this study was to determine the effect of wages levels, labor force and government spending on economic growth in district/cities in North Kalimantan Province. This study used a quantitative approach (numeric data). The data were collected using library research by tabulating the data uploaded from the official website oh the related agencies/institutions. The data were in the from of panel data (Cross-Section & Time Series) with a total of 30 observations. The collected data was analyzed using multiple linier regression. The results of this study indicated that partially the level of wages had a significant negative effect on economic growth as indicated by the t-count value that was greater then the t-tabel value, (-2,259) > (-2,056). The labor force had a significant positive effect on economic growth is indicated by the value of t-count that was greater than t-tabel, (3,701) > (2,056). The government spending had a positive and insignificant effect as indicated by the t-count value that was smaller than t-tabel, (0,638) (2,056). Simultaneously, the variables of wage levels, labor force, and government spending had a significant effect on economic growth as indicated ny the f-count value that was greater than f-tabel, (4,808) > (2,98). Then, the results of the coefficient of determination R2 was 0,605 or 60,50%