ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN BUATAN DARI KOMBINASI TEPUNG CACING TANAH (Lumbricus rubellus) DAN TEPUNG DAUN PEPAYA TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Abstrak Permasalahan yang sering muncul dalam budidaya ikan nila adalah rendahnya pertumbuhan ikan yang disebabkan oleh pemberian pakan yang mengandung energi tinggi tetapi tidak mampu dicerna oleh ikan. Pemanfaatan pakan komersil sebagai pakan terhadap pertumbuhan ikan nila kurang efektif karena pakan tersebut masih kompleks sehingga membutuhkan energi untuk diuraikan menjadi lebih sederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang kemudian dianalisis menggunakan sidik ragam one way ANOVA. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan 4 dengan nilai bobot mutlak sebesar 2.97, panjang mutlak sebesar 1.19, laju pertumbuhan spesifik sebesar 2.75, kelangsungan hidup sebesar 83.33% dan konversi pakan sebesar 0.95%. Kesimpulan dari penelitian ini ialan pengaruh pemberian pakan buatan dari kombinasi tepung cacing tanah dan tepung daun pepaya terhadap pertumbuhan ikan nila tidak berbeda nyata pada setiap perlakuannya. Kata kunci: Pakan Buatan, Kombinasi Tepung Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) Dan Tepung Daun Pepaya, Pertumbuhan Ikan Nila.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Besarnya potensi yang dimiliki cacing tanah dalam bidang budidaya, maka perlu dilakukan Penelitian mengenai formulasi tepung cacing tanah sebagai campuran pakan terhadap pertumbuhan benih ikan nila (O. niloticus). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas formulasi tepung cacing tanah sebagai campuran pakan terhadap pertumbuhan benih ikan nila (O. niloticus). Penelitian ini dilakukan mulai dari bulan Maret sampai Mei 2019 di Laboratorium Mini Hatchery, dan Laboratorium Kualitas Air Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu metode RAL dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan A (kontrol) menggunakan 100% pakan komersil, perlakuan B 75% pakan komersil + 25% tepung cacing tanah, perlakuan C 50% pakan komersil + 50% tepung cacing tanah, perlakuan D 25% pakan komersil + 75% tepung cacing tanah dan perlakuan E menggunakan 100% tepung cacing tanah. Pemberian pakan dilakukan 2 kali sehari sebanyak 5% dari total berat tubuh ikan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan nilai laju pertumbuhan panjang mutlak berkisar antara 1.76-2.28 cm, pertumbuhan berat mutlak berkisar 1.53-2.24 gram, laju pertumbuhan spesifik berkisar 4.89-7.46 gram, kelangsung hidup berkisar antar 50-70%, dan FCR berkisar antara 0.57-0.69. Data kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu berkisar antara 25-28℃, oksigen terlarut 5.1-5.5 mg/L, pH berkisar 6.6-7.1, dan amoniak 0.24-0.66 mg/L. Pemberian 75% pakan komersil + 25% tepung cacing tanah memberikan pertumbuhan panjang dan pertumbuhan berat terbaik dibandingkan dengan perlakuan lainnya.