Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Survival rate
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN PEMBERIAN PROBIOTIK TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS AIR DAN KELANGSUNGAN HIDUP UDANG WINDU (Panaeus monodon) PADA TAMBAK TRADISIONAL DI KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kualitas air merupakan faktor pembatas utama dalam keberhasilan budidaya udang windu (Penaeus monodon). Akumulasi senyawa beracun akibat penurunan kualitas air sering kali memicu penurunan kesehatan udang hingga mortalitas massal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aplikasi probiotik RICA dalam memperbaiki kondisi lingkungan perairan serta dampaknya terhadap kelangsungan hidup (Survival Rate) udang windu pada sistem tambak tradisional. Penelitian dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2025 di Pulau Tanjung Karis, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan membandingkan petak perlakuan probiotik RICA dan petak kontrol (non-probiotik), dengan parameter kualitas air merujuk pada Baku Mutu Permen KP No. 75 Tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petak tambak dengan perlakuan probiotik memiliki kondisi lingkungan yang lebih stabil, ditandai dengan konsentrasi oksigen terlarut (5,7–7,1 mg/L), pH (8,08–8,48), dan amonia (0,01–0,31 mg/L) yang lebih baik dibandingkan dengan petak non-probiotik. Meskipun beberapa parameter seperti amonia, nitrit, dan alkalinitas pada kedua perlakuan belum sepenuhnya memenuhi baku mutu, aplikasi probiotik RICA terbukti mampu menekan akumulasi senyawa nitrogen berbahaya (Amonia dan Nitrit) lebih efektif dari pada petak non-probiotik. Hal ini sesuai dengan kelangsungan hidup udang windu yang mencapai 24,7% pada petak perlakuan probiotik, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan petak non-probiotik yang hanya sebesar 7%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian probiotik RICA lebih baik dalam perbaikan kualitas air serta peningkatan kelangsungan hidup udang windu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI IKAN PREDATOR DAN KOMPETITOR DALAM TAMBAK TRADISIOANAL DI PULAU TIBI KABUPATEN BULUNGAN

2024•

IDENTIFIKASI IKAN PREDATOR DAN KOMPETITOR DALAM TAMBAK TRADISIONAL DI PULAU TIBI KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Pada proses pembudidayaan di dalam tambak tradisional diketahui nilai Survival Rate (SR) untuk budidaya udang dan ikan di kalimantan utara saat ini berkisar antara 1,24 % - 52% dengan rata-rata 14%. Rendahnya nilai Survival Rate (SR) disebabkan oleh beberapa faktor seperti pengaruh kualitas air dan banyaknya hama. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi hama dan mengelompokkan ikan predator dan kompetitor di dalam tambak tradisional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai Februari 2024, pengambilan sampel menggunakan alat tangkap jala dan pada saat panen. Pengumpulan sampel dilakukan sebanyak tiga kali mulai dari satu bulan setelah penebaran dan pemanenan di tambak A dan tambak B, dengan menggunakan dua metode yaitu pengukuran kualitas air yang dilakukan secara insitu dan metode analisis data menggunakan Index of stomach content (ISC), Index of relative important (IRI) dan index of prepondere (IP). Dari identifikasi didapatkan 16 jenis hama. Berdasarkan pengelompokkan tersebut 11 bersifat predator dan 5 bersifat kompetitor. Sistem pengelolaan tambak untuk meningkatkan SR khususnya yang berkaitan dengan pengaruh hama seharusnya dapat diminimalisir atau bahkan dihilangkan dengan cara penggunaan saponin, memperkecil mesh size filter air pada pintu tambak, dan menglokalisir bibit karena masih rentan untuk di mangsa pada saat masih benur dengan tetap memperhatikan tingkat kepadatannya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI KASUS PEMBERIAN PAKAN BUATAN PADA BENIH UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI PEMBENIHAN UDANG WINDU DI KOTA TARAKAN

2022•

Pakan merupakan faktor penting dalam keberhasilan budidaya udang windu (P. monodon). Untuk meningkatkan produktivitas udang windu maka pakan harus memenuhi kebutuhan protein yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jenis - jenis pakan yang digunakan untuk meningkatkan Survival Rate (SR) dari benur udang windu. Metodologi penelitian ini dilakukan secara observasi langsung dan kuisioner pada panti pembenihan udang windu yang berlokasi di Pantai Amal. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif, yaitu membandingkan produktivitas benur udang windu pada tiap panti pembenihan di Amal, yaitu; CV. Windu Amal Mandiri, CV. Mutiara Benur, CV. Mutiara Biru, CV. Swastika, dan CV. Nusantara. Pakan alami dan buatan yang digunakan pada pembenihan udang windu di panti pembenihan Amal Lama, yaitu Car Frippak, Frippak CD, Frippak PL 150, Javonicus, Grafer, Spriulina, Artemia crystal, Lensy 150, Lenzy Zm, Artemia makay dan Lenzy 30. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan panti pembenihan udang windu CV. Windu Amal Mandiri, memberikan nilai survival rate tertinggi dan menghasilkan benur sebesar 26.000.000 ekor/siklus. Kata kunci : Udang Windu, Pakan, Hatcery, Benih, Survival Rate

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail