Struktur Komunitas Bentos Dalam Zona Api-Api (Avicennia sp.)di Pulau Tibi Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara.
Vegetasi mangrove terdiri dari berbagai genus, salah satunya adalah Api-api (Avicennia sp.), yang umumnya mendominasi zona terdepan mangrove dan berhadapan langsung dengan laut. Api-api dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap kondisi lingkungan ekstrem, seperti fluktuasi pasang surut, salinitas tinggi, dan substrat berlumpur. Keberadaan akar napas (pneumatophore) pada Api-api berfungsi untuk meningkatkan aerasi sedimen, menstabilkan substrat, serta meningkatkan akumulasi bahan organik. Kondisi tersebut menciptakan lingkungan yang sesuai bagi kehidupan berbagai organisme dasar perairan. Serasah daun dan material organik yang dihasilkan oleh mangrove merupakan sumber energi utama dalam ekosistem mangrove. Bahan organik ini akan terdekomposisi dan dimanfaatkan oleh organisme bentos sebagai sumber makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas makrobentos berdasarkan nilai indeks ekologi yang meliputi Indeks Keanekaragaman (H'), Indeks Kekayaan Jenis (R), Indeks Keseragaman (E), Indeks Dominansi (C) dan Indeks Nilai Penting (INP). Hasil pengamatan menunjukkan nilai-nilai indeks ekologi berturut-turut H’ =0,72; R = 0,67; E = 0,93 dan D = 0,21. Nilai INP untuk setiap jenis makrobentos penyusun komunitas, yaitu Telescopium sp., Urosalpinx sp., Nerita sp., Polymesoda sp. dan Sesarma sp. berturut-turut adalah 80,7 %; 45,7%; 27,1%; 68,2%; 35,2% dan 43,2%. Nilai-nilai indeks ekologi menunjukkan bahwa ada tekanan lingkungan terhadap komunitas, karena dipengaruhi oleh aktivitas budidaya perikanan yang menggunakan bahan kimia, sehingga hanya jenis makrobentos yang memiliki toleransi tinggi terhadap perubahan lingkungan yang mampu bertahan hidup. Telescopium sp. berperan sebagai jenis sub-dominan yang mencerminkan keseimbangan ekologis dan adaptasi fisiologis tinggi terhadap tekanan kimiawi dari aktivitas tambak, sementara jenis lain terbatas pada peran minor akibat sensitivitas lingkungan.