Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Stek batang
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Pemberian Dosis Kompos Limbah Bulu Ayam dan Panjang Stek Terhadap Pertumbuhan dan Pembungaan Melati Putih (Jasminum sambac)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan mengetahui dosis kompos limbah bulu ayam terbaik, panjang stek terbaik dan kombinasi terbaik antara keduanya terhadap pertumbuhan dan pembungaan melati putih (Jasminum sambac). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor pertama dosis limbah bulu ayam yang terdiri dari 4 taraf yaitu D0 (tanpa kompos), D1 (26 g/polybag), D2 (47 g/polybag) dan D3 (68g/polybag) dan faktor kedua panjang stek terdiri dari 3 taraf yaitu P0 (10 cm), P1 (15 cm) dan P2 (20 cm) dengan kombinasi perlakuan yang berbeda terdapat 12 perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis kompos limbah bulu ayam dengan dosis 68 g/polybag (D3) merupakan perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan dan pembungaan melati putih (Jasminum sambac) pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang cabang, jumlah cabang, jumlah akar, panjang akar dan jumlah bunga. Perlakuan panjang stek batang 20 cm (P2) merupakan perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan dan pembungaan melati putih (Jasminum sambac) pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, panjang cabang, jumlah akar, panjang akar, berat akar dan jumlah bunga. Pemberian kompos limbah bulu ayam dengan dosis 68g/polybag (D3) dan panjang stek 20 cm (P2) merupakan kombinasi perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, panjang cabang, jumlah akar, panjang akar, berat akar dan jumlah bunga melati putih (Jasminum sambac) dibandingkan perlakuan lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI MEDIA TANAM DAN DOSIS PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN TANAMAN BUGENVIL (Bougainvillea mirabilis )

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu Wilayah di Indonesia yang memiliki potensi berupa kekayaan alam yang tersedia berada di Kalimantan Timur. Namun kekayaan alam di Kalimantan Timur sepenuhnya belum dimanfaatkan dan dikembangkan secara maksimal. Salah satu potensi kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan tersebut berupa tanaman hias. Tanaman hias sendiri digolongkan dalam florikultur, sehingga dapat dikatakan komoditi yang dapat dinikmati keindahannya. Salah satu jenis tanaman hias yang dapat dinikmati keindahannya yaitu tanaman bugenvil atau bunga kertas. Akan tetapi, fase pembungaan bugenvil ini pada umumnya tumbuh di tempat yang kurang subur dan kering. Secara umum tanaman bugenvil dapat diperbanyak secara vegetatif, yaitu dengan stek batang atau cabang, cangkok dan sambungan. Dalam penelitian ini mencoba menggunakan cara perbanyakan dengan stek, karena perbanyakan tanaman dengan stek merupakan pembiakan tanaman yang sederhana, cepat dan tidak memerlukan teknik tertentu. Disamping itu, perbanyakan tanaman dengan cara stek dapat menghasilakan bibit tanaman yang seragam dalam jumlah banyak dan tahan terhadap penyakit.Tujuan penlitian untuk mengetahui pengaruh pemberian media tanam dan dosis pupuk terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman bugenvil. Analisis data menggunakan metode Rancanagan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 64 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu : M0 = tanah, M1= tanah + serubuk gergaji, M2 = tanah + sekam padi, M3 = tanah + arang sekam, P0 = tanpa pupuk, P1= 2 gram, P2= 4 gram dan P3= 6 gram. Parameter yang diamati meliputi jumlah daun, jumlah cabang, panjang cabang dan jumlah bunga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam campuran tanah dan arang sekam memberikan pertumbuhan yang sangat baik dari semua perlakuan sedangkan pemberian dosis pupuk yang terbaik adalah dosis 6 gram.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail