ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi karena dalam pengamatan dari 4 usaha mebel yang ada belum dilakukannya pengukuran tentang skala ekonomi dan nilai tambah, maka untuk mengoptimalkan produksi perlu dilakukanya pengukuran mengenai skala ekonomi dan nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan skala ekonomi dan nilai tambah pada usaha mebel di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu masyarakat yang memliki usaha mebel di Kota Tarakan, penelitian ini menggunakan 4 sampel usaha mebel di Kota Tarakan. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan skala ekonomi mebel Raffa 0,262, mebel Putra Amuntai 1,000, mebel Maju Bersama 0,500 dan mebel Idola 1,000. Hasil nilai tambah mebel Raffa untuk kusen jendela Rp 48.993, jendela Rp 18.486, dan pintu Rp 128.284 sedangkan mebel Putra Amuntai Raffa untuk kusen jendela Rp 40.783, jendela Rp 28.283, dan pintu Rp 184.293 sedangkan mebel Maju Bersama untuk kusen jendela Rp 34.278, jendela Rp 90.802 , dan pintu Rp 193.629 sedangkan mebel Idola untuk kusen jendela 102.251, jendela Rp 77.909, dan pintu Rp 249.487. Hasil penelitian menunjukkan skala ekonomi mebel Raffa decreasing to scale, mebel Putra Amuntai constan return to scale, mebel Maju Bersama decreasing return to scale, mebel Idola constan return to scale. Sedangkan hasil nilai tambah dari 4 mebel tersebut masuk dalam kategori tinggi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi produksi pada sektor perikanan (studi kasus rumput laut) di Kota Tarakan dan seberapa besar alokasi kapital dan alokasi tenaga kerja yang optimum tahun 2023 dalam Perekonomian Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan data berupa angka. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan studi pustaka dengan cara mengumpulkan data-data langsung kepada responden. Pada hasil analisis fungsi produksi Cobb-Douglas diperoleh fungsi produksi Y = Fungsi produksi Y = 9,159 X1 0,931 X20,169 dan skala ekonominya bersifat Increasing Return To Scale (IRTS) dikarenakan elastisitas modal dan tenaga kerja berjumlah 1,1. Kemudian alokasi kapital dan tenaga kerja yang optimum Kota Tarakan tahun 2023 diperkirakan masing-masing sebesar Rp.238.663,- dan Rp.570.405.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui fungsi produksi dan skala ekonomi pada Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara dan seberapa besar alokasi kapital dan alokasi tenaga kerja yang optimum serta tingkat upah untuk tahun 2022 sampai tahun 2022 dalam Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan data berupa angka. Penelitian ini dilakukan di Provinsi Kalimantan Utara. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka dengan cara mengumpulkan data-data dari publikasi laman resmi lembaga/instansi terkait dan menggunakan data deret berkala. Pada hasil analisis fungsi produksi Cobb-Douglas diperoleh fungsi produksi Y=4,571〖X1〗^0,111 〖X2〗^1,115 dan skala ekonominya bersifat Increasing Return To Scale (IRTS) dikarenakan elastisitas modal dan tenaga kerja berjumlah 1,226. Kemudian alokasi kapital dan tenaga kerja yang optimum Kalimantan Utara tahun 2022 diperkirakan masing-masing sebesar 282.620 dan 2.839.643, kemudian alokasi modal dan tenaga kerja tahun 2023 masing-masing sebesar 291.565 dan 2.929.513. untuk tahun 2024 alokasi modal sebesar 300.509 dan alokasi tenaga kerja berjumlah 3.019.384 serta pada tahun 2025 alokasi modal yang optimum sebesar 309.454 dan alokasi tenaga kerja berjumlah 3.109.255. Untuk perencanaan tingkat upah 2022 apabila upah minimum provinsi kalimantan utara dinaikkan sebesar 3,014 maka jumlah output optimum dinaikkan sebesar 21.105.684 demikian juga untuk tahun 2023 apabila UMP sebesar 3,155 maka jumlah output optimum dinaikkan sebesar 20.880.880. pada tahun 2024 apabila UMP dinaikkan sebesar 3,297 maka jumlah output optimumnya sebesar 20.689.516 serta untuk tahun 2025 jika UMP sebesar 3,438 maka jumlah outputnya sebesar 20.528.831