Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Simplisia
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI EFEKTIVITAS SIMPLISIA BIJI BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia) DENGAN KOMBINASI DAUN PANDAN (Pandanus amaryllifolius) SEBAGAI PESTISIDA NABATI TERHADAP PENGENDALI KUTU BERAS (Sitophilus oryzae) DAN POTENSI PENERAPANNYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Biji mengkudu (Morinda citrifolia) memiliki salah satu senyawa yaitu saponin dan terpenoid yang bersifat racun perut terhadap hama. Sedangkan pada daun pandan (Pandanus amaryllifolius) mengandung senyawa minyak atsiri yang dapat mengusir hama karena mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh hama. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui efektivitas dari kombinasi biji mengkudu (Morinda citrifolia) dengan daun pandan (Pandanus amaryllifolius) terhadap pengendali kutu beras; dan 2) potensi penerapannya pada pembelajaran biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen deskriptif. Analisis data menggunakan SPSS yaitu uji Normalitas, uji Homogenitas, uji Anova dan uji Duncan. Hasil penelitian di laboratorium selanjutnya dianalisis keterkaitannya dengan kurikulum/silabus untuk mengetahui potensi penerapannya pada pembelajaran biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi biji buah mengkudu (Morinda citrifolia) dengan daun pandan (Pandanus amaryllifolius) efektif sebagai pengendali hama kutu beras. Penolakan paling efektif terhadap kutu beras yaitu pada perlakuan 5 gr biji mengkudu dengan kombinasi 25 gr daun pandan yaitu mencapai 87,5 %. Dan berdasarkan hasil uji organoleptik menunjukkan semakin tinggi konsentrasi yang diberikan maka semakin rendah nilai uji organoleptik yang diberikan dari panelis. Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar, maka penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi bagi peserta didik kelas X SMA pada KD 3.2 Menganalisis berbagai tingkat keanekaragaman hayati (gen, jenis, dan ekosistem) di Indonesia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI EFEKTIVITAS KOMBINASI SIMPLISIA BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia), JAHE PUTIH (Zingiber officinale var. amarum) DAN SERAI (Cymbopogon citratus) SEBAGAI PESTISIDA NABATI TERHADAP KUTU BERAS (Sitophilus oryzae L) DAN POTENSI PENERAPAN PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

2023•

Buah Mengkudu (Morinda citrifolia), Jahe Putih (Zingiber officinale var. amarum) dan Serai (Cymbopogon ciratus) memiliki metabolit sekunder yang dapat mematikan atau mengendalikan hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dosis simplisia terhadap kutu beras (Sitophilus oryzae L) dan menganalisis potensi penerapan pada Pembelajaran Biologi serta uji organoleptik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Analisis data menggunakan software SPSS yaitu uji Normalitas, uji Homogenitas, uji Anova Satu Arah, dan uji Duncan. Hasil penelitian eksperimen di laboratorium selanjutnya akan dianalisis keterkaitannya dengan kurikulum/silabus untuk mengetahui potensi penerapannya pada pembelajaran Biologi. Hasil penelitian menunjukkan dosis kombinasi simplisia yang efektif adalah dosis masing-masing 8 gram pada waktu 96 jam dengan total kematian kutu mencapai 27 ekor pada setiap pengulangan. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat dosis yang diberikan maka tingkat kesukaan terhadap beras menurun. Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar, maka penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar Biologi bagi peserta didik kelas X SMA pada materi perubahan lingkungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN SEDIAAN DOSIS SIMPLISIA DAUN RAMBUSA (Passiflora foetida L) TERHADAP LUKA SAYAT MENCIT DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

2022•

Daun Rambusa (Passiflora foetida L) memiliki khasiat dalam menyembuhkan luka. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan berbagai dosis simplisia terhadap proses penyembuhan luka dan menganalisis potensi hasil penelitian pada Pembelajaran Biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Analisis data menggunakan software SPSS yaitu uji Normalitas, uji Homogenitas, uji Anova, dan uji Duncan. Hasil penelitian eksperimen di laboratorium selanjutnya dianalisis keterkaitannya dengan kurikulum/silabus untuk mengetahui potensi penerapannya pada pembelajaran Biologi. Hasil penelitian menunjukan pengaruh pemberian sediaan dosis simplisia dari daun rambusa (Passiflora foetida L.) yang paling optimal untuk penyembuhan luka adalah dosis 0,2 gram pada pengulangan 1 dimana pada hari ke-7 luka sudah kembali normal dan pada pengulangan ke-2 sembuh dihari ke-8, penyembuhan paling lama adalah Kontrol(+) perlakuan 1 mati pada hari ke-8 dan perlakuan 2 sembuh pada hari ke-20. Dapat disimpulkan bahwa perbandingan penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus L.) menggunakan sediaan dosis simplisia daun rambusa (Passiflora foetida L) 0,2 sangat berpengaruh terhadap kesembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus L). Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar, maka penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi bagi peserta didik kelas XI SMA pada KD 1.1 Mendeskripsikan komponen kimiawi sel, struktur, dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan. Informasi atau data penelitian tersebut berpotensi dalam penerapan pembelajaran biologi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail