Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Sarana prasarana
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TENAGA KERJA KESEHATAN DAN SARANA PRASARANA TERHADAP BEBAN KERJA DAN KUALITAS PELAYANAN DI PUSKESMAS KECAMATAN TANA LIA TAHUN 2024

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Puskesmas di Kecamatan Tana Lia, menghadapi berbagai tantangan serta keterbatasan dari sisi tenaga kerja maupun sarana prasarana yang belum memadai, sehingga berpengaruh terhadap beban kerja dan menurunkan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tenaga kerja kesehatan dan sarana prasarana terhadap beban kerja serta dampaknya terhadap kualitas pelayanan di Puskesmas Tana Lia. Ketersediaan tenaga kerja kesehatan dan kondisi sarana prasarana merupakan dua faktor krusial yang memengaruhi kinerja pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan metode analisis jalur, responden pada penelitian ini menggunakan seluruh tenaga kesehatan berjumlah 35 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan beban kerja, dan kualitas pelayanan kesehatan. Sedangkan, sarana prasarana berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas pelayanan, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap beban kerja. Beban kerja tenaga kesehatan ternyata tidak berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara tenaga kerja maupun sarana prasarana dengan kualitas pelayanan. Evaluasi model menunjukkan bahwa variabel tenaga kerja dan sarana prasarana mampu menjelaskan 69,7% varians kualitas pelayanan, sedangkan varians beban kerja yang dapat dijelaskan oleh variabel independen relatif rendah, yakni sebesar 17,6%. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dipengaruhi secara langsung oleh ketersediaan tenaga kerja dan sarana prasarana.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KESULITAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VII DI SMP NEGERI 5 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kesulitan belajar IPA yang di alami siswa dalam pembelajaran daring dari aspek minat belajar dan sarana prasarana. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII G SMP Negeri 5 Tarakan sebanyak 28 orang. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket kesulitan belajar peserta didik, dimana di dalam angket ini aspek yang dilihat adalah minat belajar dan sarana prasarana. Teknik analisis data pada penelitian ini digunakan untuk melihat persentase yang diperoleh pada masing-masing item pernyataan yang kemudian ditafsirkan ke dalam kriteria jawaban yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kesulitan belajar IPA siswa secara Daring dari aspek minat belajar dengan persentase keseluruhan sebesar 63,78% yaitu dengan kategori sebagian besar memiliki kesilitan belajar dari aspek minat belajar; (2) Kesulitan belajar IPA siswa secara Daring dari aspek sarana dan prasarana memiliki persentase rata-rata keseluruhan 68,63% yaitu dengan kategori sebagian besar siswa mendapatkan kesulitan belajar dari aspek sarana dan prasarana. This research aims to describe how the level of learning difficulty in learning science faced by students in online learning from the aspects of learning interest and learning facilities, This research employed quantitative descriptive research The research subject was Seventh Grade Students of SMP Negeri 5 Tarakan, namely G Class, consisting of 28 students. The research instrument was a questionnaire that consisted of the learning interest and learning facilities aspect. The data analysis technique was used to describe the percentage for each statement item which was then interpreted into the predetermined answer criteria. The research results showed that (1) the learning difficulty in learning science Online indicated overall 63,78%, which means that most students faced learning difficulties in the aspects of learning interest; (2) related to the online learning facilities, students faced difficulties 68 63%. It means that most students needed help with learning facilities and infrastructure.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail