Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: SDN 016 Tarakan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA PADA SISWA KELAS II B SDN 016 TARAKAN

2024•

Dalam suatu proses pembelajaran tentunya akan ditemui siswa yang mengalamikesulitan dalam belajar. adapun kesulitan belajar yang sering ditemukan pada kelasrendah yaitu kesulitan belajar membaca, oleh karena itu, diperlukannya peran gurudalam mengatasi kesulitan belajar membaca tersebut. berkaitan dengan hal tersebutpenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas II B-B di SDN 016 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan lokasi penelitian yaitu di SDN 01 Tarakan. Informan pada penelitian ini adalah guru kelasa dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumen. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SDN 016 Tarakan telah menjalankan perannya (1) sebagai pembimbing dalam mengatasi kesulitan membaca siswa yang belum mampu menyambung kata dengan baik yaitu dengan membimbing siswa tersebut membaca di awal kegiatan pembelajaran dan pada saat jam pulang sekolah. Selainitu, guru juga berkomunikasi dengan orang tua siswa dalam mengatasi permasalahan tersebut seperti menyarankan orang tua untuk memberikan les membaca kepada anaknya. Sedangkan peran guru sebagai (2) evaluator adalah peran guru sebagai evaluator adalah melakukan evaluasi terhadap hasil belajar siswa yang mengalami kesulitan membaca dengan memberikan lebih banyak pertanyaan kepada siswa dan memberikan soal yang berbeda dengan siswa yang sudah bisa membaca. Kemudian guru juga memberikan tindak lanjut kepada siswa yang memiliki nilai rendah untukdibimbing dan diberikan bantuan belajar yang dilakukan pada saat jam pulang sekolah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DI SDN 016 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di SDN 016 Tarakan dan mendeskripsikan kondisi kemandirian belajar siswa di SDN 016 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SDN 016 Tarakan pada tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini berfokus pada upaya guru dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di SDN 016 Tarakan dan kondisi kemandirian belajar siswa di SDN 016 Tarakan. Adapun sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SDN 016 Tarakan telah melakukan upaya melalui peranannya sebagai seorang guru seperti guru sebagai demonstrator, guru sebagai pengelola kelas, guru sebagai mediator dan fasilitator dan guru sebagai evaluator. Namun, upaya guru tersebut tidak sejalan dengan kondisi kemandirian belajar siswa seperti siswa belum memiliki kepercayaan diri, siswa belum memiliki kemampuan belajar sendiri, tetapi siswa memiliki sikap menghargai waktu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan nilai etos kerja kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun budaya sekolah berkarakter di sdn 016 Tarakan

2020•

PENERAPAN NILAI ETOS KERJA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA SEKOLAH BERKARAKTER DI SDN 016 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan nilai etos kerja kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun budaya sekolah berkarakter. Jenis penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 016 Tarakan. Adapun sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu kepala sekolah, guru, pengawas dan siswa. Teknik pengumpalan data yang digunakan penelitian adalah observasi, wawancara, studi dokumen. Teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah SDN 016 Tarakan Kepala sekolah telah menerapkan nilai etos kerja yang cukup baik dan perlu ditingkatkan lagi. Berikut penerapan nilai etos kerja sebagai berikut (a) Mandiri dengan percaya diri dengan menyusun visi misi sekolah; (b) Daya saing kepala sekolah berusaha meningkatkan daya saing dari segi akademik dan non akademik; (c) Optimis dengan menunjukkan sikap optimis kepada warga dengan menyusun program; (d) Inovatif yang perlu ditingkatkan dalam kompetensi guru dan siswa; (e) Produktif dengan program kerja sekolah seperti meningkat kelestarian budaya disekolah. Adapun dampak penerapan nilai etos kerja terhadap budaya sekolah yaitu (a) Menekankan pada pembiasaan nilai utama keseharian sekolah dengan meningkatkan karakter religius yaitu,infaq setiap hari jumat; (b) Memberikan keteladanan orang dewasa dengan menggunakan pakaian yang rapi bagi warga sekolah; (c) Melibatkan seluruh pemangku pendidikan di sekolah dengan berdiskusi; (d) Membangun dan mematuhi norma, peraturan, dan tradisi sekolah yang dirumuskan dalam peraturan tata tertib, tradisi SDN 016 Tarakan; (e) Mengembangkan keunikan, keunggulan, dan daya saing sebagai ciri khas sekolah dengan membangun budaya karakter yang perlu ditingkatkan; (f) Memberikan ruang kepada peserta didik melalui kegiatan literasi membiasakan siswa untuk membaca buku; (g) Memberi ruang yang luas kepada peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, tari, futsal dan volly. Kata Kunci: Etos kerja, Budaya sekolah, SDN 016 Tarakan

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail