RESPON BERBAGAI VARIETAS TANAMAN CABAI (Capsicum annuum L.) PADA PENGAPLIKASIAN POC KOTORAN AYAM
Salah satu penyebab utama rendahnya produksi cabai dalam negeri adalah sebagian besar petani masih menggunakan benih varietas Lokal atau benih dari tanaman cabai yang telah dibudidayakan sebelumnya atau secara turun temurun. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi berbagai varietas tanaman cabai (Capsicum annuum L.) pada pengaplikasian POC kotoran ayam. Penelitian ini dilaksanakan di kelurahan Pantai amal kecamatan Tarakan Timur dan rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 1 faktor yaitu berbagai varietas tanaman cabai diantaranya varietas Lokal, Pilar F1, Beton F1 dan Panex 100 F1 dengan 8 perlakuan yaitu P1, P2, P3, P4, P5, P6, P7, P8 dan diulang sebanyak 4 kali. Prosedur penelitian dimulai dengan persiapan lahan dan persiapan media tanam, penyemaian benih, penanaman, aklimatisasi, pemasangan ajir, pembuatan dan pengaplikasian POC kotoran ayam, serta pemeliharaan tanaman. Parameter pengamatan penelitian terdiri dari parameter pertumbuhan dan parameter produksi kemudian data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan di uji lanjut dengan uji jarak berganda Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Panex 100 F1 adalah varietas yang memberikan respon terbaik pada parameter pertumbuhan dan produksi tanaman cabai, selain itu varietas tanaman cabai memberikan respon terhadap pemberian POC kotoran ayam.