ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Website Repository Universitas Borneo Tarakan (Repository UBT) merupakan sistem yang digunakan untuk mengelola dan menyediakan akses terhadap karya ilmiah sivitas akademika. Mengingat pentingnya informasi yang tersimpan pada sistem tersebut, diperlukan pengujian keamanan untuk mengidentifikasi potensi kerentanan yang berpotensi mengganggu kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keamanan website Repository UBT menggunakan metode NIST SP 800-115, mengklasifikasikan kerentanan berdasarkan OWASP Top 10 Tahun 2025, serta menentukan tingkat risikonya menggunakan OWASP Risk Rating Methodology. Pengujian dilakukan melalui empat tahapan NIST SP 800-115, yaitu planning, discovery, attack, dan reporting. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi lima kerentanan, dengan tiga kerentanan yang memiliki tingkat risiko tertinggi yaitu Potential SQL Injection (False Positive) dengan nilai Overall Risk Severity sebesar 5,93 (High), Reflected Cross-Site Scripting (XSS) sebesar 5,68 (High), dan Git Exposure sebesar 4,31 (Medium). Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan penerapan prepared statement atau parameterized query untuk mengamankan proses interaksi dengan basis data, penerapan output encoding dan Content Security Policy (CSP) untuk mencegah eksekusi skrip berbahaya, serta pembatasan akses terhadap direktori .git melalui konfigurasi web server dan penghapusan repository Git dari lingkungan produksi guna mencegah kebocoran informasi internal aplikasi. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola Repository UBT dalam meningkatkan keamanan sistem dan meminimalkan potensi eksploitasi kerentanan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sistem Informasi Akademik Universitas Borneo Tarakan (SIAKAD UBT) merupakan sarana pengelolaan informasi akademik berbasis website yang digunakan oleh seluruh civitas akademik di Universitas Borneo Tarakan (UBT). SIAKAD UBT sebagai infrastruktur digital bersifat sangat vital karena menyimpan banyak data dan informasi penting sensitif di dalamnya, sehingga keamanan website SIAKAD UBT adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis keamanan melalui pengujian penetrasi (penetration testing) sehingga dapat diketahui kerentanan-kerentanan apa saja yang mungkin terdapat pada website SIAKAD UBT. Pengujian penetrasi dilakukan menggunakan metode Penetration Testing Execution Standard (PTES) agar memiliki prosedur yang sistematis, dan kerentanan yang ditemukan kemudian akan dinilai tingkat keparahannya berdasarkan standar penilaian OWASP Risk Rating Methodology sehingga dapat diketahui status kerentanan yang terdapat pada website SIAKAD UBT berada pada level Low, Medium, High, atau Critical. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kerentanan Insecure Direct Object Reference (IDOR) pada level Critical dengan skor 7.1, kerentanan Broken Access Control pada level Critical dengan skor 7.1, kerentanan Cross-Site Scripting (XSS) pada level High dengan skor 5.7, kerentanan Brute Force Attack pada level Medium dengan skor 4.8, dan kerentanan XML External Entity (XXE) pada level Low dengan skor 1.6, sehingga diperlukan perbaikan sesegera mungkin untuk mengatasi kelima kerentanan yang ditemukan. Adapun rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan dan mitigasi insiden siber dari kerentanan yang ditemukan adalah instalasi web application firewall (WAF) yang dapat melakukan pendeteksian dan pemblokiran trafik anomali seperti serangan injeksi pada URL, data input, serta serangan trafik kepada web server, melakukan perbaikan kode program dan desain sistem, membatasi akses ke direktori dan file tertentu pada web server, juga melakukan pembaruan aplikasi web server yang saat ini digunakan dan semua komponen aplikasi SIAKAD UBT seperti library dan bahasa pemrograman pada sisi back-end.