Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Morfometrik dan meristik
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Morfometrik dan Meristik Ikan Hiu Cicak (Chiloscyllium plagiosum) Hasil Tangkapan di Perairan Kota Tarakan

2025•

MORFOMETRIK DAN MERISTIK IKAN HIU CICAK (Chiloscyllium plagiosum) HASIL TANGKAPAN DI PERAIRAN KOTA TARAKAN Abstrak Ikan hiu cicak (Chiloscyllium plagiosum) merupakan salah satu spesies hiu yang memiliki nilai penting baik secara ekologis maupun ekonomis. Spesies ini termasuk dalam famili Hemiscylliidae dan tersebar luas di perairan tropis, termasuk perairan Indonesia. Di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, aktivitas penangkapan ikan yang cukup intensif menjadikan kawasan ini penting untuk dikaji dalam konteks keanekaragaman dan konservasi hiu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies hiu cicak serta menganalisis karakter morfometrik dan meristiknya di perairan sekitar Pulau Tarakan. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan dengan menggunakan alat tangkap jaring insang dan pancing. Parameter morfometrik yang diukur meliputi panjang total, lebar kepala, dan tinggi tubuh, sedangkan karakter meristik mencakup jumlah sirip, gigi, dan celah insang. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat variasi dan kesesuaian karakter terhadap identifikasi spesies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hiu cicak yang tertangkap memiliki panjang total antara 26,5–62,5 cm dengan bentuk tubuh pipih yang adaptif terhadap kehidupan bentik. Karakter meristik yang ditemukan terdiri atas dua sirip dorsal, dua sirip pektoral, dua sirip pelvik, satu sirip anal, satu sirip kaudal, lima celah insang, serta jumlah gigi 16–34 buah, sesuai dengan ciri khas spesies C. plagiosum. Kesimpulannya, hasil ini menegaskan kesesuaian identifikasi morfometrik dan meristik ikan hiu cicak di perairan Tarakan serta memberikan data dasar penting bagi upaya pengelolaan dan konservasi populasi hiu secara berkelanjutan di wilayah tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Morfometrik dan Meristik Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) di Tempat Pendaratan Ikan Juata Laut Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berfokus pada karakter morfometrik dan meristik ikan kakap putih (Lates calcarifer) yang terdapat ditempat pendaratan ikan juata laut kota tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakter morfometrik dan meristik serta perbedaan ikan kakap putih jantan dan betina secara morfologi di tempat pendaratan ikan juata laut kota tarakan. Pengambilan sampel selama 2 minggu pada tanggal 16 April sampai dengan 30 April dengan jumlah sampel ikan sebanyak 30 ekor. Hasil Analisis persamaan regresi linear menunjukkan ikan kakap putih jantan dan kakap putih betina memiliki keberatan yang sangat kuat berkisar 0,831 – 0,996 dan pada uji diskriminan ditemukan lima perbedaan karakter mofometrik yaitu PS, PK, TK, PSSV, PSSA ikan kakap putih betina lebih panjang dibandingkan dengan ikan kakap putih jantan. Hasil perhitungan meristik pada ikan kakap putih jantan dan betina memiliki sirip lengkap D¹. VII ; D². I.12, P. 18, V.II. 18, A¹.III; A².7, C. 18- 20, LL 67 - 80. Kata Kunci : Lates calcarifer; Morfometrik dan Meristik; TPI Juata Laut

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MORFOMETRIK DAN MERISTIK IKAN KUWE (CARANX IGNOBILIS) HASIL TANGKAPAN KELONG (GUIDING BARRIER) DI PERAIRAN TANJUNG BUKA, KABUPATEN BULUNGAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berfokus pada karakter morfometrik dan meristik ikan kuwe (Caranx ignobilis) hasil tangkapan kelong diperairan Tanjung Buka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakter morfometrik dan meristik serta perbedaan ikan kuwe jantan dan betina secara morfologi di periaran Tanjung Buka. Pengambilan sampel selama bulan mei hingga juli 2023 dengan jumlah sampel ikan sebanyak 30 ekor. Hasil Analisis persamaan regresi linear menunjukkan ikan kuwe jantan dan kuwe betina memiliki keeratan yang sangat kuat berkisar 0,831 – 0,996 dan pada uji diskriminan ditemukan lima perbedaan karakter mofometrik yaitu PS, PK, TK, PSSV, PSSA ikan kuwe betina lebih panjang dibandingkan dengan ikan kuwe jantan. Hasil perhitungan meristik pada ikan kuwe jantan dan betina memiliki sirip lengkap D¹. VII ; D². I.20, P. 19, V.I. 4, A¹.II ; A². 17 – 18, C. 19 - 23 + 2, LL¹.58 - 62 ; LL². 30 – 31.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail