Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Metode Horton
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tingkat Laju Infiltrasi pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Kota Tarakan mengalami perubahan penggunaan lahan yang disebabkan oleh, pertumbuhan populasi, pembangunan fasilitas umum dan aktivitas ekonomi. Semua faktor berdampak langsung pada kondisi hidrologi dan mempengaruhi kemampuan tanah untuk menyerap air dalam proses infiltrasi. Infitrasi adalah elemen penting dalam sistem hidrologi DAS yang berfungsi untuk pengisian air tanah, pengaturan aliran permukaan, serta menjaga keseimbangan aliran Sungai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa cepat laju infiltrasi dan pengaruhnya pada penggunaan lahan terhadap infiltrasi air di DAS Bengawan Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif dengan pendekatan eksperimen. Data yang dikumpulkan dengan mengukur laju infiltrasi secara langsung menggunakan alat double ring infilnometer di 20 titik lokasi berbeda yang mewakili berbagai macam penggunaan lahan. Selain itu data sekunder berupa peta DAS yang di olah menggunakan software google earth dan GIS. Pada proses pengolahan data yakni, menghitung laju infiltrasi awal, laju infiltrasi konstan, total volume infiltrasi dan konstanta Horton dengan menerapkan metode Horton yang selanjutnya dilakukan klasifikasi laju infiltrasi sesuai dengan standar menurut Uhland & O’Neal, (1951). Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju infiltrasi tanah berada pada kategori agak lambat hingga sedang. Nilai laju infiltrasi yang diperoleh berkisar antara 1,0155 cm/jam sampai dengan 3,2552 cm/jam dengan klasifikasi agak lambat hingga sedang. Terdapat perbedaan nilai laju infiltrasi antar jenis penggunaan lahan. Lahan dengan tutupan vegetasi seperti perkebunan, semak dan lahan terbuka hijau cenderung memiliki laju infiltrasi lebih tinggi dibandingkan lahan permukiman dan lahan terbuka tanpa vegetasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail