Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Media Ajar
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA AJAR SMART BOX MATERI KEBERAGAMAN BUDAYA PADA SISWA KELAS IV-A SDN 002 TANJUNG SELOR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Smart Box pada materi keberagaman budaya untuk siswa kelas IV-A SDN 002 Tanjung Selor serta mengetahui tingkat kelayakan dan ketertarikan siswa terhadap media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Smart Box memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi berdasarkan hasil validasi ahli media sebesar 92% (sangat layak), ahli materi sebesar 98% (sangat layak), dan praktisi sebesar 100% (sangat layak). Selain itu, hasil uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa media ini memperoleh respon siswa dalam kategori sangat menarik, dengan berdasarkan hasil angket ketertarikan uji coba terbatas sebesar 92% (sangat menarik) dan uji coba lapangan sebesar 93% (sangat menarik). Media Smart Box yang dikembangkan berupa kotak edukatif berisi materi, gambar, barcode interaktif, Dengan demikian, media pembelajaran Smart Box dinyatakan sangat layak dan sangat menarik untuk digunakan sebagai alternatif media pembelajaran pada materi keberagaman budaya di sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

A DESCRIPTIVE COMPARATIVE OF TEACHING METHOD AND TEACHING MEDIA USED BY 4TH GRADE TEACHERS BETWEEN SD NATIONAL INDO TIONGHOA TARAKAN AND INTEGRATED LABORATORY SCHOOL OF WEST VISAYAS STATE UNIVERSITY

2020•

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan implementasi pada metode ajar dan media ajar serta untuk menggambarkan perbedaan metode ajar dan media ajar yang digunakan oleh dua guru kelas 4 yang berbeda di Integrated Laboratory School of West Visayas State University dan SD Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Instrumen penelitian ini adalah field note, kuesioner, wawancara, dan dokumen sekolah. Serta teknik analisis data menggunakan triangulasi oleh Miles dan Huberman. Peneliti menemukan ada beberapa perbedaan dan persamaan metode ajar yang digunakan oleh kedua guru yang berbeda. Metode ajar yang biasa digunakan oleh guru di Integrated Laboratory School of West Visayas State University adalah metode diskusi kelompok, metode picture and picture, metode tanya jawab. Sementara itu di SD Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan, metode bermain peran yang umum digunakan, metode picture and picture, metode demonstrasi, dan metode tanya jawab. Kemudian guru di Integrated Laboratory School of West Visayas State University kebanyakan menggunakan media pengajaran dengan guru menggunakan jenis visual yang tidak diproyeksikan seperti foto, gambar dan poster sebagai media ajar. Selain itu, guru juga biasanya menggunakan jenis permainan dan juga jenis realitas seperti permainan puzzle dan juga boneka. Sementara itu guru di SD Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan juga menggunakan media pengajaran visual yang tidak diproyeksikan dan menggunakan jenis media pengajaran cetak seperti menggunakan buku aktivitas siswa atau modul.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail