Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: M.Si
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kinerja Keuangan Pengelolaan Alokasi Dana Desa Berdasarkan Rasio Efektivitas dan Rasio Pertumbuhan Pada Kantor Desa Sekatak Buji Periode 2019-2023

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) pada Kantor Desa Sekatak Buji periode 2019–2023 berdasarkan rasio efektivitas dan rasio pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Sekatak Buji periode 2019–2023. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis rasio efektivitas dan rasio pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio efektivitas pengelolaan Alokasi Dana Desa pada tahun 2019 dan 2020 mencapai 100% sehingga dikategorikan efektif. Pada tahun 2021 rasio efektivitas mengalami penurunan menjadi 40% sehingga dikategorikan tidak efektif. Selanjutnya pada tahun 2022 rasio efektivitas meningkat menjadi 100,35% dan pada tahun 2023 sebesar 98,10% sehingga kembali dikategorikan efektif. Sementara itu, rasio pertumbuhan pengelolaan Alokasi Dana Desa menunjukkan kondisi yang fluktuatif. Pada tahun 2020 rasio pertumbuhan mengalami penurunan sebesar -13,89%, tahun 2021 kembali mengalami penurunan sebesar -58,82%, kemudian meningkat pada tahun 2022 sebesar 527,06%, dan tahun 2023 sebesar 26,31%. Hal tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan pengelolaan Alokasi Dana Desa mengalami perubahan yang tidak stabil dari tahun ke tahun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Sekatak Buji secara umum tergolong efektif, meskipun pada beberapa periode masih mengalami fluktuasi pertumbuhan dan penurunan efektivitas. Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Alokasi Dana Desa, Rasio Efektivitas, Rasio Pertumbuhan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI MORFOMETRIK MERISTIK Lutjanus Johnii HASIL TANGKAPAN RAWAI Longline YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PENDARATAN IKAN SELUMIT PANTAI KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IDENTIFIKASI MORFPMETRIK MERISTIK Lutjanus Johnii HASIL TANGKAPAN RAWAI Longline YANG DIDARATKAN DI TPI SELUMIT PANTAI KOTA TARAKAN Abstrak Wilayah penelitian ini berfokuskan pada ikan L. johnii yang didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai Kota Tarakan, wilayah yang memiliki potensi besar dalam sektor perikanan karena letaknya strategis di Laut Sulawesi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakter morfometrik dan meristik L. johnii untuk mendukung pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Pengambilan sampel dilakukan dari November 2024 hingga Januari 2025 menggunakan purposive sampling pada hasil tangkapan rawai (longline). Sebanyak 90 ekor ikan dianalisis berdasarkan 19 parameter morfometrik (panjang, tinggi, lebar, serta dimensi kepala) dan 10 parameter meristik (jumlah jari-jari sirip dan sisik). Data morfometrik dihitung sebagai rasio terhadap panjang total (PT), dan analisis korelasi Pearson digunakan untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil menunjukkan rasio PT terhadap panjang standar (PS) sebesar 0,86, PT terhadap panjang kepala (PK) sebesar 0,28, dan PT terhadap tinggi badan (TB) sebesar 0,34. Korelasi kuat (r > 0,9) ditemukan pada sebagian besar pasangan variabel, terutama PT–PS dan PT–TB. Jumlah jari-jari sirip meliputi sirip dorsal X, 12–15; sirip anal II–III, 7–10; sirip pektoral 12–17; sirip ventral I, 5; sisik batang ekor 42–54; serta tapis insang. Temuan ini sesuai dengan data taksonomi yang ada, mengonfirmasi stabilitas morfologi L. johnii di Tarakan. Penelitian ini menekankan pentingnya analisis morfometrik dan meristik secara bersamaan untuk identifikasi spesies dan pengelolaan perikanan. Kata kunci: L. johnii, morfometrik, meristik, identifikasi spesies, pengelolaan perikanan, Tarakan. MORPHOMETRIC AND MERISTIC IDENTIFICATION OF Lutjanus johnii FROM LONGLINE CATCHES AT THE FISH LANDING STATION OF SELUMIT PANTAI, TARAKAN CITY Abstract This study focused on L. johnii landed at the Fish Landing Station of Selumit Pantai, Tarakan City, an area with significant fisheries potential due to its strategic location in the Sulawesi Sea. The objective was to identify the morphometric and meristic characteristics of L. johnii to support sustainable fisheries management. Sampling was conducted from November 2024 to January 2025 using purposive sampling of longline catches. A total of 90 specimens were analyzed based on 19 morphometric parameters (length, height, width, and head dimensions) and 10 meristic parameters (number of fin rays and scales). Morphometric data were expressed as ratios to total length (TL), and Pearson’s correlation analysis was applied to determine relationships among variables. The results showed TL-to-standard length (SL) ratio of 0.86, TL-to-head length (HL) ratio of 0.28, and TL-to-body height (BH) ratio of 0.34. Strong correlations (r > 0.9) were observed in most variable pairs, particularly TL–SL and TL–BH. Meristic characteristics included dorsal fin rays (X, 12–15), anal fin rays (II–III, 7–10), pectoral fin rays (12–17), ventral fin rays (I, 5), caudal peduncle scales (42–54), and gill rakers. These findings are consistent with existing taxonomic data, confirming the morphological stability of L. johnii in Tarakan waters. The study highlights the importance of integrating morphometric and meristic analyses for accurate species identification and effective fisheries management. Keywords: fisheries management, L. johnii, meristic, morphometric, species identification

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail