Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Lutjanus sp.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KOMPOSISI JENIS DAN UKURAN IKAN HASIL TANGKAPAN KELONG (Guiding Barrier) DI PERAIRAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kelong (Guiding Barrier) merupakan alat tangkap ikan pasif terpasang di pesisir pantai, terdiri dari beberapa bagian yang memanfaatkan ruaya ikan di perairan pantai. Guiding barrier terdiri atas bagian pagar berjaring (penaju), memiliki dua sayap dan bagian kantong akhir. Umumnya ikan yang tertangkap di guiding barrier karena dalam pergerakannya di pantai terbentur penaju dan bergerak menuju bagian sayap dan terperangkap pada bagian kantong akhir. Informasi/data ilmiah terkait hasil tangkapan dengan ragam alat tangkap, sangat diperlukan sebagai dasar kebijakan pengelolaan sumberdaya perikanan pada suatu perairan. Penelitian bertujuan mengetahui komposisi jenis dan ukuran (panjang dan berat) ikan hasil tangkapan guiding barrier di perairan Juata Laut. Metode penelitian menggunakan motode deskriptif kuantitatif selama Januari – Februari 2021, dengan purposive sampling selama 8 kali pengambilan sampel. Hasil penelitian menghasilkan jumlah sampel sebanyak 22 jenis ikan dengan total 581 ekor. Ikan belanak (Mugil sp.) merupakan sampel ikan dominan tertangkap. Komposisi ukuran panjang sampel hasil tangkapan utama guiding barrier yang dominan tertangkap pada kisaran 13.47 – 22.57 cm (ikan kakap merah / Lutjanus sp.), 22.39 – 26.97 cm (ikan kuwe / Caranx sp.) dan 103.40 – 155.32 cm (ikan belanak / Mugil sp.). Komposisi ukuran berat yang dominan tertangkap pada sampel Lutjanus sp. (59.78 – 297.84 gr), sampel Caranx sp. (58.47 – 94.16 gr) dan sampel ikan Megalops sp. (103.40 – 155.32 gr). Hasil analisa hubungan panjang berat pada sampel utama guiding barrier menunjukkan pola pertumbuhan allometrik positif pada sampel Lutjanus sp. dan allometrik negatif pada sampel Mugil sp. dan Caranx sp.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI Lutjanus sp. Dan Pomadasys sp. HASIL TANGKAPAN RAWAI DASAR DI PERAIRAN KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nelayan perikanan tangkap di perairan Kota Tarakan, salah satu nya menggunakan alat tangkap rawai dasar (bottom longline). Rawai adalah alat tangkap yang memiliki banyak variasi dalam hal tujuan, ukuran, struktur dan jenis ikan. Penelitian mengenai alat tangkap rawai dasar dinilai masih kurang, sehingga perlu untuk dilakukan penelitian mengenai alat tangkap rawai dasar yang berhubungan dengan hubungan panjang berat dan faktor kondisi hasil tangkapan rawai dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data panjang - berat dan menjelaskan hubungan panjang berat serta faktor kondisi ikan kakap merah (Lutjanus sp.) dan ikan arut (Pomadasys sp.) hasil tangkapan rawai dasar di Perairan Tarakan. Penelitian ini di laksanakan ± 3 bulan dari bulan Januari – Maret 2021 di perairan Tarakan, Kalimantan Utara, dengan menggunakan metode penelitian metode purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukkan pola pertumbuhan ikan kakap merah jantan memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif yaitu b 3 yang dimana pertumbuhan panjang lebih cepat dibandingkan dengan pertambahan berat tubuh ikan, sedangkan betina memiliki pola pertumbuhan isometrik yaitu b = 3 artinya pertambahan berat tubuh seimbang dengan pertumbuhan panjang ikan. Pola pertumbuhan ikan arut jantan memiliki pola pertumbuhan allomerik positif yaitu b > 3 yang dimana pertambahan berat lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan panjang tubuh ikan, sedangkan betina memiliki pola pertumbuhan isometrik yaitu b = 3 artinya pertambahan berat tubuh seimbang dengan pertumbuhan panjang ikan. Ikan kakap merah jantan memiliki nilai faktor kondisi 1.02 dan untuk ikan kakap merah betina memilki nilai faktor kondisi 1.03, sedangkan untuk ikan arut jantan memiliki nilai faktor kondisi 1.04 dan untuk ikan arut betina memiliki nilai faktor kondisi 1.39.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail