Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Jarak Tanaman
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH JARAK TANAMAN DAN JUMLAH BIJI BENIH PERLUBANG TANAM TERHADAP KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)

2022•

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan komoditas yang termasuk dalam famili Leguminoceae dan merupakan salah satu komoditas pangan yang banyak dikonsumsi. Salah satu Teknik budidaya kacang hijau yaitu jarak tanam dan jumlah biji benih perlubang tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam dan jumlah biji benih perlubang tanam terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Penelitian ini merupakan percobaan faktorial dengan dua faktor dalam rancangan acak lengkap kelompok, yaitu jarak tanam dan jumlah biji benih perlubang tanam. Faktor pertama adalah jarak tanam yang terdiri dari tiga taraf yaitu : J1 = jarak 20 x 20 cm, J2 = jarak 25 x 20 cm, dan J3 = jarak 30 x 20 cm. Faktor kedua adalah jumlah biji benih perlubang tanam yang terdiri dari dua taraf : B1 = 1 benih perlubang tanam dan B2 = 3 benih perlubang. Parameter yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, jumlah polong per tanaman, dan berat 100 biji kering per plot. Data dianalisis dengan mengunakan Analysis of Variance (Anova) dan untuk mengetahui perbedaan perlakuan dilakukan menggunakan uji jarak berganda Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukan perlakuan jarak tanam dan jumalh biji benih perlubang tanam tidak berpengaruh nyata pada tiga parameter yaitu jumlah daun, lebar daun, dan jumlah polong. Tetapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan berat 100 biji kering per plot. Pada perameter yang berpengaruh nyata yaitu pada tinggi tanaman tertinggi masing-masing perlakuan pada umur 14-35 HST diantaranya perlakuan J3B2 (12.82 a) 14 hst, J2B2(17.01 a) 21 hst, J3B2 (27.15 ab) 28 hst, dan J2B2 (49.95 a) pada 35 hst, dan pada perameter berat 100 biji kering per plot menunjukkan nilai tertinggi masing-masing pada umur 14,21,28, dan 35 hst diantaranya perlakuan J3B1 sebesar (6.32 a), J3B1(6.27 ab), JIB2 dan J3B2 dengan nilai yang sama (6.22 ab).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail