Instrumental musik Sampe sebagai media dimensi berkhebinekaan global siswa SMP Negeri 3 Tarakan.
Profil Pelajar Pancasila dilatarbelakangi oleh kemajuan teknologi yang pesat, pergeseran sosial budaya, perubahan lingkungan, dan perbedaan lingkungan kerja di semua tingkat di lapangan bidang pendidikan dan kebudayaan di masa yang akan datang. Menerapkan nilai – nilai budaya ke dalam pembelajaran di sekolah adalah sarana untuk mentransformasikan nilai – nilai budaya tersebut menjadi bermakana dan sesuai dengan kondisi lingkungan di mana siswa berada. Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D (Research and Development). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dari segi kelayakan pada pengembangan Instrumental musik Sampe sebagai media dimensi Berkhebinekaan Global Siswa SMP Negeri 3 Tarakan. Hasil validasi dari ahli media diperoleh persentase sebesar 95% dengan kriteria “Sangat Efektif”, hasil validasi ahli materi diperoleh persentase sebesar 77% dengan kriteria “Cukup Efektif”. Kemudian uji coba produk dilakukan pada kelompok terbatas yaitu kelas 7.3 yang berjumlah 22 siswa. Berdasarkan hasil jawaban lembar evaluasi siswa peneliti menyimpulkan bahwa “Siswa tertarik akan media Instrumental musik Sampe tersebut, dikarenakan musik Sampe terlihat seperti gitar dan dengan melalui media ini mereka lebih mengenal budaya yang ada khususnya budaya suku Dayak Kenyah Lepo’Tau serta siswa mampu menghargai budaya yang ada disekitar tempat tinggal mereka”. Sehingga dapat disimpulkan, Instrumental musik Sampe sebagai media berkhebinekaan global siswa SMP Negeri 3 Tarakan memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.