Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Induktif
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE EFFECT OF THE PICTURE WORD INDUCTIVE MODEL (PWIM) ON STUDENTS’ WRITING SKILLS IN DESCRIPTIVE PARAGRAPHS OF EIGHTH GRADE AT SMPN 2 TARAKAN

2024•

This study aimed to determine find out whether the use of Picture Word Inductive Model (PWIM) had a significant effect on writing of eighth grade students at SMPN 2 Tarakan. This research used pre-experimental design and eighth grade students at SMPN 2 Tarakan as the populations. The number of sample in this research were 30 students of VIII-H which were chosen by using convenience sampling technique. A writing test was as the research instrument. Data analyzed are data from pre-test and posttest. The data were analyzed descriptively and inferentially using the IBM SPSS stastistics 23. The result of this study indicated that there were 13.37 points of difference in the average writing score between the pretest (53.93) and the posttest (67.30). It can be seen that the improvement of students' mean score in the posttest was higgher than pretest and it indicated that there was significant difference from students' writing score between pretest and posttest. Moreover, the result of paired sample t-test showed that the calculated t-value was 84.08 higher than the critical t value (2.045), the null hypothesis (Ho) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. The result of this analysis proved that there was a significant effect on eighth grade students of SMPN 2 Tarakan taught using the Picture Word Inductive Model in writing.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBEBANAN RESISTIF, INDUKTIF, KAPASITIF DAN NONLINEAR TERHADAP ARUS EKSITASI PADA GENERATOR SINKRON 3 FASA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Generator sinkron 3 fasa adalah pembangkit tenaga listrik yang diharapkan dapat menjadi sarana manusia untuk memenuhi kehidupan dan kebutuhan sehari-hari. Sebuah generator diharapkan harus dapat bekerja secara sinkron atau stabil serta dapat memenuhi akan daya yang di butuhkan beban pada segala kondisi. Penggunaan sistem eksitasi pada generator sinkron di butuhkan sebagai penguat pada generator atau sebagai pembangkit medan agar generator dapat menghasilkan tenaga listrik dengan keluaran tegangan generator yang bergantung dengan mengandalkan besarnya arus eksitasi. Beban yang dilayani melalui alat generator sinkron adalah beban linear dan beban nonlinear dan dapat berupa beban resistif, induktif, dan kapasitif. Pemberian dengan penyesuaian beban resistif, induktif, kapasitif dan nonlinear pada generator akan berpengaruh terhadap besaran eksitasinya. Arus eksitasi dapat di pengaruhi dengan cara menempatkan pengaturan perubahan beban yang akan diberikan. Semakin kecil perubahan beban yang diterapkan, maka semakin besar arus eksitasi yang dihasilkan. Pada beban RL, perubahan arus eksitasi paling tinggi terjadi saat satu beban resistif dan dua beban induktif saling di variabelkan yaitu 0,45 A dengan tegangan eksitasi 94 V. Sedangkan pada beban RC, arus eksitasi berkurang ketika satu beban resistif di variabelkan dengan banyak beban kapasitif yaitu dari 0,30 A hingga 0,14 A sehingga tegangan eksitasi berikutnya juga berkurang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail