TINGKAT KEMATANGAN GONAD IKAN KUWE (Caranx ignobilis) DI PERAIRAN TANJUNG BUKA
Ikan Kuwe (C. ignobilis) atau yang dikenal oleh masyarakat setempat dengan nama ikan Putih, terkenal dengan sebutan Giant Trevally (GT). Ikan Kuwe merupakan ikan laut bernilai ekonomis yang digemari sebagian besar masyarakat dan dikonsumsi dalam berbagai ukuran, mulai yang muda hingga ukuran dewasa. Ikan Kuwe banyak dikonsumsi oleh masyarakat, karena harganya yang cukup terjangkau. Tingginya minat masyarakat terhadap ikan Kuwe berpotensi menyebabkan overfishing, karena besarnya upaya penangkapan. Usaha penangkapannya dilakukan dengan berbagai macam alat tangkap seperti rawai dasar, pancing ulur, tugu, dan kelong (guiding barrier). Penangkapan yang dilakukan secara terus menerus akan menurunnya ketersediaan sumberdaya ikan pada suatu wilayah perairan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan sumberdaya perikanan. Salah satu daerah penangkapan ikan Kuwe adalah di perairan Tanjung Buka yang merupakan perairan payau (estuary). Perairan ini merupakan daerah penangkapan ikan Kuwe bagi nelayan yang menggunakan alat tangkap Kelong (guiding barrier), karena perairan ini dimanfaatkan oleh ikan Kuwe yang masih muda (juvenile) sebagai daerah mencari makan. Upaya untuk menjaga kelestarian sumberdaya ikan memerlukan data biologi perikanan. Salah satu aspek dari biologi perikanan adalah biologi reproduksi. Ikan melakukan reproduksi untuk mempertahankan populasinya di alam. Fokus penelitian pada aspek reproduksi ikan Kuwe (Caranx ignobilis) dengan tujuan untuk menganalisa dan mengetahui tingkat dan indeks kematangan gonad ikan Kuwe di perairan Tanjung buka. Pelaksanaan penelitian pada bulan Mei - Juli 2023. Penangkapan sampel ikan menggunakan alat tangkap kelong (guilding barrier) di perairan Tanjung Buka dengan jumlah sampel sebanyak 53 ekor yang terdiri atas 29 ekor ikan jantan dan 23 ekor ikan betina. Penentuan tingkat kematangan gonad (TKG) dengan pengamatan bentuk morfologi gonad. Tahap-tahap perkembangan gonad ikan ditentukan secara morfologi menurut Deskripsi kematangan gonad genus Caranx (Williams, 1965). Nisbah kelamin antara jantan dan betina adalah 1:0,79. Tingkat Kematangan Gonad (TKG) ikan Kuwe pada bulan Mei didominasi oleh TKG III (42,11%) pada ikan Jantan, dan betina pada TKG I (44,44%). Pada bulan Juni nilai tertinggi diperoleh TKG II (50,00%) pada Jantan, dan TKG I (50,00%) pada betina. Begitu pula pada bulan Juli nilai tertinggi diperoleh TKG II (50,00%) pada Jantan, dan TKG I (50,00%) pada betina. Hasil pengamatan dan perhitungan terhadap nilai indeks kematangan gonad ikan Kuwe dimana ikan betina tertinggi sebesar 0,779% pada TKG III, dan terendah sebesar 0,084% pada TKG I. Sedangkan pada ikan Kuwe jantan milai IKG tertinggi pada TKG III sebesar 7,121% dan terendah sebesar 0,056% pada TKG I.