Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Hemodialisa
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN ADEKUASI DIALISIS PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK STADIUM V DI UNIT HEMODIALISA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

GAMBARAN ADEKUASI DIALISIS PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK STADIUM V DI UNIT HEMODIALISA ABSTRAK Hemodialisa merupakan terapi pengganti ginjal yang paling utama bagi pasien gagal ginjal kronik (GGK) stadium V, kualitas hidup pasien sangat bergantung pada tercapainya adekuasi dialisis yang optimal. Kenyataannya pasien yang mengalami penurunan kondisi meskipun rutin melakukan hemodialisa karena target adekuasi dialisisnya belum tercapai. Salah satu keberhasilan dalam terapi hemodialisa adalah adekuasi yang merupakan kecukupan atau pencapaian dosis dalam proses hemodialisa yang diharapkan menjadi adekuat. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran adekuasi dialisis pada pasien gagal ginjal kronik stadium V yang menjalani hemodialisa. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pendekatan deskriptif. Total sampel terdiri dari 57 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa adekuasi hemodialisa menggunakan indikator Kt/V, sebagian besar responden belum mencapai target adekuasi yang selama 3 bulan pengamatan. Pada bulan November 2025, sebanyak 17 responden (29,8%) tergolong adekuasi, sedangkan 40 responden (70,2%) termasuk tidak adekuasi. Pada bulan Desember 2025 terjadi penurunan jumlah responden yang mencapai adekuasi menjadi 16 orang (28,1%), sementara responden yang tidak adekuasi meningkat menjadi 41 orang (71,9%). Selanjutnya, pada bulan Januari 2026 terjadi peningkatan jumlah responden yang mencapai adekuasi menjadi 20 orang (35,1%), namun kelompok tidak adekuasi masih mendominasi dengan jumlah 37 orang (64,9%). Kesimpulan responden penelitian didominasi oleh pasien usia dewasa, perempuan, berpendidikan SMA/sederajat, dan mayoritas bekerja. Mayoritas pasien telah menjalani hemodialisa 12-24 bulan serta mayoritas memiliki kadar hemoglobin anemia 35 responden (61,4%). Tingkat adekuasi hemodialisa selama periode November 2025 hingga Januari 2026 masih tergolong rendah karena sebagian besar pasien belum mencapai target Kt/V yang direkomendasikan (≥ 1,8), sehingga diperlukan upaya peningkatan kualitas pelayanan hemodialisa dan pemantauan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan terapi hemodialisa. Kata Kunci : Adekuasi, Hemodialisa, Penyakit Gagal Ginjal Kronik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gagal Ginjal Kronik terjadi karena kemunduran fungsi dari ginjal ireversibel yang terjadi beberapa bulan atau tahun. Keadaan ini mengakibatkan ketidakmampuan dalam mempertahankan keseimbangan substansi tubuh atau akumulasi cairan dan produk sisa yang memerlukan penggantian ginjal atau terapi dialysis. Terapi hemodialisis merupakan terapi pengganti untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme dari peredaran darah manusia yang akan mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD dr. H. Jusuf SK Kalimantan Utara. Jenis penelitian deskritif dengan menggunakan desain cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang menjalani terapi hemodialisis di RSUD dr. H. JUSUF SK Kalimantan Utara yang berjumlah 100 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner dari WHOQoL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara usia dan pekerjaan dengan p value 0,369 dan 0,398 sedangkan dengan jenis kelamin, pendidikan, lama HD, frekuensi HD ditemukan ada hubungan dengan masing-masing p value 0,036 ; 0,011; 0,034 dan 0,008. Ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin, pendidikan, lama hemodialisa dan frekuensi hemodialisa dengan kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisa, sedangkan usia dan pekerjaan tidak mempunyai hubungan dengan kualitas hidup pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RSUD dr. H. Jusuf SK. Saran pada penelitian selanjutnya untuk dapat memasukkan variable seperti dukungan keluarga, kecemasan dan faktor ekonomi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN LAMA MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD dr. H. JUSUF SK

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gagal ginjal kronik terjadi di semua provinsi di Indonesia. Penyakit gagal ginjal kronik yang sudah mencapai stadium akhir dan ginjal tidak berfungsi lagi, diperlukan hemodialisis untuk mengganti fungsi ginjal. Berdasarkan laporan Indonesia Renal Registry (2014), adanya peningkatan pasien hemodialisis yaitu 9396 orang, dan di tahun 2018 provinsi Jawa Timur memiliki pasien hemodialisis sebesar 23,14%. Data yang diperoleh dari RSUD dr.H.Jusuf SK pada bulan Juli 2022 menunjukkan jumlah pasien yang rutin menjalani hemodialisis berjumlah 126 orang. Hemodialisis membutuhkan waktu yang lama dan harus dijalani dengan rutin, dan dapat mengganggu aktivitas penderita seperti bekerja, olahraga, makan, minum dan kegiatan lainnya. Hemodialisis dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik dalam berbagai aspek kehidupan seperti aspek fisiologis, psikologis, dan sosial ekonomi. Hal tersebut tidak hanya berdampak pada diri sendiri tetapi juga berdampak pada keluarga dan masyarakat. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di RSUD dr. H. Jusuf SK. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel 125 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kualitas hidup dengan lamanya menjalani hemodialisis dengan nilai korelasi 0,0180,05. Diharapkan pasien gagal ginjal kronik dapat menjalani hemodialisis secara teratur dan menjaga pola hidup sehat agar dapat meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail