Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Ginjal Kronis
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit ginjal kronis pada masyarakat di wilayah pesisir

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit ginjal kronis merupakan suatu keadaan adanya penurunan fungsi ginjal secara progresif yang terjadi dalam beberapa bulan atau tahun. Secara global, setiap tahun terdapat 850.000 kematian akibat dari penyakit ginjal kronis. Tingginya angka kejadian penyakit ginjal kronis diduga disebabkan oleh beberapa faktor risiko seperti penyakit hipertensi, diabetes mellitus, kebiasaan merokok, konsumsi minuman suplemen, dan gaya hidup. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit ginjal kronis pada masayarakat pesisir. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 68 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara faktor sosiodemografi (usia dan jenis kelamin), penyakit penyerta (hipertensi, diabetes mellitus, dan hiperurisemia), gaya hidup (konsumsi seafood, alkohol, dan kafein) dengan kejadian penyakit ginjal kronis pada masyarakat di wilayah pesisir. Kesimpulan terdapat faktor risiko sosio demografi (usia dan jenis kelamin), terdapat faktor risiko penyakit penyerta (hipertensi, diabetes mellitus, hiperuresemia), terdapat faktor risiko gaya hidup (komsumsi seafood, alcohol, dan kafein) dengan kejadian penyakit ginjal kronis pada masyarakat di wilayah pesisir, tidak ada hubungan faktor sosiodemografi (pendidikan), gaya hidup (komsumsi suplemen), dan riwayat keluarga dengan penyakit ginjal kronis pada masyarakat di wilayah pesisir. Diharapkan masyarakat dapat melakukan pemeriksaan secara berkala terkait tekanan darah, kadar gula, dan kadar asam urat didalam darah, serta dapat mengubah gaya hidup yang lebih positif guna mencegah terjadinya penyakit ginjal kronis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN LAMA MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD dr. H. JUSUF SK

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gagal ginjal kronik terjadi di semua provinsi di Indonesia. Penyakit gagal ginjal kronik yang sudah mencapai stadium akhir dan ginjal tidak berfungsi lagi, diperlukan hemodialisis untuk mengganti fungsi ginjal. Berdasarkan laporan Indonesia Renal Registry (2014), adanya peningkatan pasien hemodialisis yaitu 9396 orang, dan di tahun 2018 provinsi Jawa Timur memiliki pasien hemodialisis sebesar 23,14%. Data yang diperoleh dari RSUD dr.H.Jusuf SK pada bulan Juli 2022 menunjukkan jumlah pasien yang rutin menjalani hemodialisis berjumlah 126 orang. Hemodialisis membutuhkan waktu yang lama dan harus dijalani dengan rutin, dan dapat mengganggu aktivitas penderita seperti bekerja, olahraga, makan, minum dan kegiatan lainnya. Hemodialisis dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik dalam berbagai aspek kehidupan seperti aspek fisiologis, psikologis, dan sosial ekonomi. Hal tersebut tidak hanya berdampak pada diri sendiri tetapi juga berdampak pada keluarga dan masyarakat. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di RSUD dr. H. Jusuf SK. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel 125 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kualitas hidup dengan lamanya menjalani hemodialisis dengan nilai korelasi 0,0180,05. Diharapkan pasien gagal ginjal kronik dapat menjalani hemodialisis secara teratur dan menjaga pola hidup sehat agar dapat meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail