Asuhan Keperawatan Pada An. H Dengan Febris Di Ruang Anggrek B Rumah Sakit Umum Daerah dr. H Jusuf SK Tarakan
Febris merupakan keadaan ketika individual mengalami atau beresiko mengalami kenaikan suhu tubuh terus menerus lebih dari 37,8 °C peroral atau 39,9°C perrectal karena faktor eksternal. Penatalaksanaan hipertermia dapat dilakukan pada kasus anak dengan damam/febris untuk infus dan lain-lain. Selain penanganan secara medis tindakan yang dapat dilakukan untuk menurunkan suhu yaitu pemberian kompres hangat. Tujuan penulis adalah untuk mengetahui gambaran penerapan asuhan keperawatan pada klien An. H dengan Febris di Ruang Anggrek B RSUD dr.H. Jusuf SK Tarakan, yang meliputi pengkajian, perumusan diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Kesimpulan selama melakukan asuhan keperawatan pada An.H terdapat 3 diagnosis yang muncul yaitu: Termoregulasi tidak efektif, Defisit pengetahuan, Ansietas. Penulis menemukan kesenjangan yang ada pada teori mulai dari pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi dan evaluasi. Hasil yang didapatkan pada semua diagnosis keperawatan dapat teratasi sesuai dengan tujuan dan kriteria hasil yang ditetapkan.