Eksternalitas Aktivitas Tambang : (studi kasus PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terkait eksternalitas positif dan ekternalitas negatif dari adanya aktivitas pertambangan yang dilakukan di desa Apung dan desa Tanjung Agung oleh PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara di Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Melalui aspek ekonomi, sosial dan lingkungan peneliti melihat dampak-dampak yang dirasakan oleh masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam peneitian ini adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner yang dibagikan pada responden. Dalam penelitian ini mengambil 100 Purposive Quoted Sampling yaitu dari sampel responden masyarakat, terdiri dari 30 responden key persons, dan masyarakat sebanyak 70. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif kualitatif. Hasil penelitian bahwa berdasarkan hasil kuesioner yang telah dibagikan kepada 100 responden, dengan menggunakan metode perhitungan distribusi frekuensi persentase eksternalitas positif memiliki nilai 55,98% sedangkan nilai eksternalitas negatifnya 44.02%. Hal ini menunjukan adanya dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat desa Apung dan Tanjung Agung dengan adanya Pertambangan ini. Berdasarkan tiga aspek yang diteliti dalam penelitian ini masing-masing memiliki nilai eskternalitasnya dimana aspek ekonomi eksternalitas positifnya 86,33%, eksternalitas negatif dari aspek sosial 54,06% dan eksternalitas negatif dari aspek lingkungan 90,04%.