ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN PRODUK MADU LEBAH KELULUT (TRIGONA SP) DI KOTA TARAKAN
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN PRODUK MADU LEBAH KELULUT (Trigona sp) DI KOTA TARAKAN. ABSTRAK Penelitian ini bermaksud menjawab empat pertanyaan terkait produk madu lebah kelulut (trigona sp) di Kota Tarakan. Yang pertama bagaimana saluran pemasaran produk madu lebah kelulut (trigona sp) Di Kota Tarakan ?, kedua bagaimana margin pemasaran produk madu lebah kelulut (trigona sp) Di Kota Tarakan ? yang ketiga bagaimana farmer’s share saluran pemasaran produk madu lebah kelulut (trigona sp) di Kota Tarakan ? dan yang ke empat bagaimana tingkat efisiensi saluran pemasaran produk madu lebah kelulut (trigona sp) Di Kota Tarakan. Metode pengumpulan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu teknik pengambilan data secara sengaja, (Sugiyono, 2017) dengan kriteria yaitu : lembaga yang ikut serta menjadi distributor madu lebah kelulut trigona sp dan kegiatan distribusi harus continue (berlanjut) dan menentukan sumber-sumber informasi yang ada. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sampling total, merupakan teknik pengambilan sampel dimana seluruh anggota populasi dijadikan sampel semua sebagai subyek yang dipelajari atau sebagai responden pemberi informasi. Jumlah sampel responden sebanyak 3 pengusaha madu lebah kelulut trigona sp binaan UPT.KPH Kota Tarakan, 1 orang pengelola koperasi UPT.KPH Kota Tarakan, dan 1 orang pengelola UMKM Kota Tarakan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data Sekunder adalah data yang diperoleh oleh pihak lain melalui studi pustaka. Data sekunder diambil dari literatur-literatur yang relavan seperti paper, jurnal, dan karya ilmiah lainnya. Data primer adalah data yang didapatkan secara langsung, data ini didapatkan dari hasil wawancara kepada pengusaha madu lebah kelulut (trigona sp) di Kota Tarakan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, analisis margin pemasaran, analisis farmer’s share, dan analisis efisiensi pemasaran. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa : pertama, terdapat tiga saluran pemasaran produk madu lebah kelulut (trigona sp) di Kota Tarakan yaitu dimana saluran I produsen langsung menjual produk madu ke konsumen akhir tanpa melalui lembaga pemasaran, saluran II produsen menjual produk madu nya melalui satu lembaga pemasaran, dan saluran III produsen menjual produk madu nya melalui dua lembaga pemasaran. kedua, total margin pemasaran pada saluran I dan II sama yaitu Rp. 0, pada saluran III total margin yang diperoleh sebesar Rp. 10.000. Ketiga, hasil Farmer’s Share dari ketiga saluran pemasaran yaitu sebesar 100%. Keempat, hasil perhitungan efisiensi pemasaran dari ketiga saluran pemasaran yaitu 0%. Sesuai kaidh keputusan 0-33% dikatakan efisien. Kata kunci : Madu, Lebah Kelulut (trigona sp), Saluran Pemasaran, Margin Pemasaran, Farmer’s Share, Efisiensi Pemasaran.