ANALISIS ARUS BARANG DI PERBATASAN INDONESIA-MALAYSIA (STUDI KASUS PULAU SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana arus barang diperbatasan Indonesia-Malaysia (Studi Kasus Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara dokumentasi, pengisian kuesioner dan wawancara. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh dari pengisian kuesioner oleh seluruh para pedagang yang melakukan transaksi pembelian barang dari Tawau dan pengiriman hasil tani Sebatik ke Tawau sebanyak 30 informan sebagai responden dalam penelitian. Peneliti menggunakan kuesioner dengan alat analisis gaya gravitasi. Hasil penelitian ini diketahui bahwa arus barang diperbatasan kecamatan Sebatik tengah mempunyai hubungan yang paling erat dengan Malaysia (Tawau). hal ini dibuktikan dengan melihat total arus barang sebesar 119,44 dari hasil interaksi barang yang masuk ke Indonesia dan keluar ke Malaysia (Tawau), angka tertinggi dengan jenis barang yang disamakan adalah sembako yang diimpor dari Tawau dan buah-buahan Sebatik yang dikirim ke Tawau dengan besaran arus barangnya 55,25 dengan melihat hasil kedua komoditi barang yang diimpor warga Sebatik perbatasan dan barang yang diekspor pula ke Tawau tidak jauh beda besaran hasil jumlahnya, sehingga dapat dilihat kedua negara tersebut saling menguntungkan dalam pemenuhan kebutuhan.