Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Air baku
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Kualitas Air Di Embung Rawasari Kelurahan Karang Harapan Kota Tarakan Kalimantan Utara

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi Kualitas Air Di Embung Rawasari Kelurahan Karang Harapan Kota Tarakan Kalimantan Utara Abstrak Kota Tarakan adalah pulau kecil yang secara administrasi berada di Provinsi Kalimantan Utara Kota Tarakan yang memiliki keentanan terhadap ketersediaan sumber air baku untuk sarana air bersih bagi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah Kota Tarakan membangun penampungan air baku yang salah satunya adalah Embung Rawasari yang berlokasi di Kelurahan Karang Harapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kualitas air di Embung Rawasari Kelurahan Karang Harapan Kota Tarakan berdasarkan parameter fisika dan kimia perairan. Parameter fisika dalam penelitian ini meliputi suhu, TSS dan kecerahan, serta parameter kimia yaitu pH, DO, BOD, dan COD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan selama 1 bulan dengan 4 kali pengulangan dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk melihat kecenderungan perubahan kadar kualitas air berdasarkan waktu pengukuran. Hasil penelitian diperoleh bahwa semua parameter memenuhi baku mutu air berdasarkan dengan nilai untuk parameter suhu berkisar antara 31-35 oC, TSS 6-22 mg/L, kecerahan berkisar 30-48 cm, pH 6-9, DO 6,11-8,05 mg/L, BOD 0,1-2,1 mg/L, dan COD 3,2-9,2 mg/L. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 tahun 2021 Tentang Penyelenggara Perlindungan dan Pengolahan Lingkungan Hidup pada kelas I yang diperuntukkan sebagai kebutuhan air baku air minum, maka dapat disimpulkan bahwa parameter kualitas air yang ada di Embung Rawasari Kelurahan Karang Harapan Kota Tarakan masih memenuhi baku mutu dan baik untuk digunakan sebagai air baku minum dan kebutuhan sehari-hari.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Dosis Poly Aluminium Chloride (PAC) pada Sampel Air Baku Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Alam Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

OPTIMALISASI DOSIS POLY ALUMINIUM CHLORIDE (PAC) PADA SAMPEL AIR BAKU PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA ALAM TARAKAN Abstrak Kebutuhan terhadap air bersih menjadi dasar pemanfaatan sungai sebagai sumber air baku. Air baku yang dimanfaatkan umumnya memiliki tingkat kekeruhan yang cukup tinggi sehingga dibutuhkan Poly Aluminium Chloride (PAC) sebagai koagulan untuk menjernihkan air. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan dosis optimum Poly Aluminium Chloride (PAC) pada pengolahan air baku di Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Alam Tarakan. Penelitian dilakukan dengan membandingkan penggunaan Poly Aluminium Chloride (PAC) konsentrasi 1 % dan 2 %. Data yang dikumpulkan meliputi nilai kekeruhan dan nilai pH sebelum dan sesudah pengolahan yang mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum. Hasil penelitian menunjukkan dalam penggunaan PAC 1 % dengan kekeruhan awal 25,4 NTU dan pH awal 7 didapatkan hasil yang sesuai dengan baku mutu pada dosis 0,5 ppt dengan nilai kekeruhan 4,04 NTU dan pH 6,92 serta dosis 0,6 ppt nilai kekeruhan menjadi 1,37 NTU dan pH 6,91. Pada penggunaan PAC 1 % dengan kekeruhan awal 56 NTU dan pH 6,92 yaitu pada dosis 0,5 ppt dengan nilai kekeruhan 4,88 NTU dan pH 6,88 sedangkan dosis 0,6 ppt menjadi 3,29 NTU dan pH 6,86. Pada penggunaan PAC 2 % dengan kekeruhan awal 25,4 NTU dan pH 7 pada dosis 0,3 ppt menurunkan kekeruhan menjadi 3,74 NTU dan pH 6,81; dosis 0,4 ppt menjadi 2,42 NTU dan pH 6,78; dosis 0,5 ppt menjadi 0,89 NTU dan pH 6,75 serta dosis 0,6 ppt menjadi 0,30 NTU dengan pH 6,73. Sedangkan, pada kekeruhan awal 56 NTU dengan pH 6,92 pada dosis 0,3 ppt nilai kekeruhan menjadi 4,73 NTU dan pH 6,79; dosis 0,4 ppt menjadi 4,66 NTU dan pH 6,80; dosis 0,5 ppt menjadi 2,31 NTU dan pH 6,77 serta dosis 0,6 ppt menjadi 1,80 NTU dan pH 6,77. Dosis optimum yang diperoleh adalah 0,6 ppt dengan konsentrasi larutan 2 %.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail