Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: AVR
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Simulasi Automatic Voltage Regulator Pada Inverter Pure Sine Wave Berbasis Pulse Width Modulation

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Inverter merupakan perangkat elektronika daya yang berfungsi mengubah tegangan DC menjadi tegangan AC. Salah satu permasalahan pada Inverter adalah ketidakstabilan tegangan keluaran akibat perubahan beban dan variasi tegangan input DC. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mensimulasikan sistem Automatic Voltage Regulator (AVR) pada Inverter Pure Sine Wave berbasis Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM) menggunakan pendekatan komputasi numerik. Model simulasi disusun dalam bentuk skrip simulasi dengan pendekatan matematis yang melibatkan tegangan input DC, modulation index, rasio transformasi, beban resistif, tegangan keluaran RMS, dan kontroler Proportional-Integral (PI). Sistem AVR dirancang sebagai sistem closed-loop dengan membandingkan tegangan keluaran terhadap tegangan referensi 220 V. Error tegangan yang dihasilkan diproses oleh kontroler PI untuk mengatur modulation index pada generator SPWM. Pengujian dilakukan pada kondisi tanpa AVR dan dengan AVR. Variasi pengujian meliputi beban resistif 100 Ω, 200 Ω, dan 300 Ω, serta tegangan input DC 10 V, 11 V, 12 V, dan 13 V. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penerapan AVR mampu meningkatkan tegangan keluaran Inverter. Pada variasi beban dengan input 12 V, tegangan keluaran tanpa AVR berada pada rentang 184,75–193,85 V, sedangkan dengan AVR meningkat menjadi 205,80–214,20 V. Pada variasi tegangan input dengan beban 200 Ω, tegangan keluaran tanpa AVR berada pada rentang 158,65–206,21 V, sedangkan dengan AVR meningkat menjadi 176,26–219,48 V. Hasil terbaik diperoleh pada tegangan input 13 V dengan beban 200 Ω, yaitu tegangan keluaran sebesar 219,48 V dengan error 0,24% terhadap tegangan referensi. Respon transien menunjukkan bahwa sistem mencapai kondisi stabil pada kisaran 0,15–0,20 s. Berdasarkan hasil tersebut, AVR berbasis kontrol PI mampu memperbaiki kestabilan tegangan keluaran Inverter Pure Sine Wave secara simulasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KONTROL TEGANGAN PADA TERMINAL GENERATOR MENGGUNAKAN AVR BERBASIS NEURAL NETWORK

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Generator sinkron mempunyai permasalahan yaitu Ketidak stabilan tegangan pada generator sinkron menyebabkan sistem secara keseluruhan terutama kualitas sistem, kemampuan transfer daya dari pembangkit ke konsumen, kondisi terparah terjadinya mekanisme pelepasan beban dengan demikian maka diperlukan peralatan yang dapat mengendalikan kestabilan tegangan generator sinkron yaitu Automatic Voltage Regulator (AVR). AVR adalah suatu perangkat yang dipasang pada generator yang dapat bekerja secara otomatis mengatur tegangan yang dihasilkan oleh generator agar tetap stabil. Pada tugas akhir ini mengontrol tegangan generator agar stabil menggunakan metode Neural Network (NN). Data pelatihan NN diambil dari input dan output kendali PID dengan Sistem AVR yang sama. AVR sederhana dengan respon delay time (t_d) 1,129s, rise time (t_r) 2,469s, peak time (t_p) 5,039s, settling time (t_s) 4,427s, max overshoot (M_p) 0% dan untuk error steady state (e_ss) 0%. AVR sederhana respon tidak terdapat overshoot dan respon waktunya lebih lambat 5,039s, konvensional terdapat overshoot yang tinggi dan lebih cepat 0,715s, NN respon yang didapatkan overshoot pada waktu 2,456s dan adanya usaha perbaikan respon tegangan kembali ke Vref.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Kendali Logika Fuzzy Dan Jaringan Saraf Tiruan Pada Sistem Eksitasi Automatic Voltage Regulator Untuk Generator Sinkron.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Generator sinkron memerlukan alat yang berfungsi untuk mengatur tegangan terminal tetap terjaga, alat tersebut dikenal sebagai Automatic Voltage Regulator (AVR) atau alat yang dapat mengontrol tegangan dan arus eksitasi yang disuplai ke generator sehingga tegangan terminal generator tetap stabil. Penelitian ini membandingkan dua kendali yang berbeda yaitu logika fuzzy dan jaringan saraf tiruan pada AVR yang diharapkan dapat mengatur tegangan terminal generator pada nominal 220V. Data pelatihan jaringan saraf tiruan diambil dari input dan output kendali PID sedangkan desain rule logika fuzzy menggunakan metode trial and error pada AVR yang sama. Hasil penelitian menunjukkan respon transient kinerja generator dengan hasil sebagai berikut. Logika fuzzy menghasilkan respon delay time (t_d) 1.058s, rise time (t_r) 2.576s, peak time (t_p) 20s, settling time (t_s) 5.354s, max overshoot (Mp) 0%, error steady state (e_ss) 0%. Jaringan saraf tiruan menghasilkan respon delay time (t_d) 1.031s, rise time (t_r) 1.518s, peak time (t_p) 3.128s, settling time (t_s) 2.3286s, max overshoot (Mp) 1.345%, error steady state (e_ss) 0.045%. Berdasarkan nilai respon transient logika fuzzy memiliki respon lebih lambat dibandingkan jaringan saraf tiruan, akan tetapi logika fuzzy dapat meminimalisir overshoot.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimasi AVR Pada Generator Sinkron Menggunakan Metode Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Generator sinkron merupakan mesin-mesin listrik yang berfungsi untuk mengkonversi energi mekanik menjadi energi listrik. Generator sinkron mempunyai permasalahan yaitu ketidakstabilan tegangan pada saat perubahan beban, sehingga dibuthkan peralatan yang dapat mengendalikan kestabilan tegangan generator sinkron yaitu Automatic Voltage Regulator (AVR). AVR merupakan sebuah divais pengatur tegangan yang digunakan pada generator sinkron untuk menstabilkan tegangan keluaran yang dihasilkan dari generator sinkron. AVR bekerja dengan mengatur arus penguatan (excitacy) pada eksiter, apabila beban bertambah maka AVR akan memerintahkan eksiter untuk berkerja dengan menambah arus eksitasi sebaliknya apabila beban berkurang maka AVR akan memerintahkan eksiter untuk mengurangi arus eksitasi. Pada tugas akhir ini, untuk pengoptimalan tegangan generator sinkron agar konstan maka digunakan metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS). Adapun Traning data yang di gunakan, diproleh oleh Fuzzy Logic Control (FLC) pada penelitian sebelumnya mendesain sebagai acuan dalam pelatihan FIS menggunakan algoritma ANFIS. Kendali ANFIS bekerja dengan baik berdasarkan respon transien tegangan generator yang mengalami perubahan beban. Adapun hasil respon yang lebih baik dengan steady state 220,067 volt, relative optimal, settling time 6,65 s, overshoot 0,35% di bandingkan dengan kendali FLC pada penelitian sebelumnya diproleh respon dengan steady state 220,2 volt, settling time 7,75 s, dan overshoot 0,33%. Hasil yang diperoleh membuktikan bahwa kendali ANFIS sangat sesuai di gunakan dalam pengoptimalan tegangan generator sinkron tiga fasa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Fuzzy Logic Control pada Automatic Voltage Regulator untuk Generator Sinkron 3 Fasa

2022•

Konsumsi daya yang selalu berubah dapat mempengaruhi tegangan terminal generator, sehingga mengakibatkan penurunan keandalan sistem generator. Oleh karena itu diperlukan Automatic Voltage Regulator (AVR) , AVR merupakan suatu alat yang mampu mengatur besar kecilnya tegangan dan arus eksitasi yang akan disuplai ke generator bergantung dari besar kecilnya beban yang dikonsumsi. Pada penelitian ini akan dibuat sebuah AVR dengan metode Fuzzy Logic Control (FLC) yang mampu mengatur tegangan terminal generator pada nominal 220V dimana ketika dilakukan pengujian tanpa beban didapatkan nilai delay time = 0.45 sekon, rise time = 0.72 sekon, nilai peak time = 0.65 sekon, nilai max overshoot = 2.27 % nilai settling time = 1.15 sekon, dan error steady state sebesar 0%. AVR mampu memperbaiki tegangan terminal dalam waktu ± 8 detik saat generator diberi beban resistif, dan ± 6 detik saat generator diberi beban induktif dan kapasitif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI AUTO VOLTAGE REGULATOR PADA SISI BEBAN ENERGI LISTRIK

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Energi listrik merupakan satu dari kebutuhan pokok di era sekarang, sebagian besar aktifitas manusia membutuhkan energi listrik, Maka peningkatan akan kebutuhan energi listrik pun bertambah, mengakibatkan permasalahan pada sistem bertambah. Ketidakstabilan pada tegangan dapat mengakibatkan pula permasalahan pada sistem dan buruknya kualitas daya listrik. Adanya sistem proteksi maka perangkat yang berhubungan dengan listrik akan menjadi aman dan terhindar dari kerusakan. Auto Voltage Regulator digunakan untuk memperbaiki nilai tegangan pada titik dimana alat itu dipasang. Auto Voltage Regulator (AVR) yang sering digunakan merupakan tipe autotransformator. Pada penelitian ini mengimplementasikan dimmer PWM (Pulse Width modulation) sebagai AVR. Dimmer merupakan rangkaian elektronika yang memodifikasi bentuk sinyal AC (Alternative Current) murni menjadi sinyal termodulasi sehingga tegangan keluaran dapat diatur. Hasil dari pengujian dengan memberikan berbagai macam nilai masukkan tegangan yang berbeda-beda. Didapatkan sistem dengan memberikan nilai input sebesar 195 dengan keluaran sistem juga sebesar 194, tetapi bila sistem diberikan masukkan diatas Set Point maka sistem mampu menurunkan tegangan sampai dengan 220 volt.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail