STUDI KELAYAKAN PANEL SURYA SEBAGAI ALTERNATIF PEMBANGKIT LISTRIK DI KOTA TARAKAN MENGGUNAKAN HELIOSCOPE
Penyediaan energi listrik masih menjadi masalah dikarenakan penyediaan listrik yang digunakan sekarang ini sebagian besar bersumber dari energi fosil yang dijadikan sebagai bahan bakar. Seiring berjalannya waktu, sumber energi fosil akan semakin berkurang dan jika dibiarkan akan menyebabkan krisis energi. Energi baru terbarukan merupakan solusi untuk permasalahan ini jika pemanfaatannya dilakukan dengan baik salah satunya adalah dengan menggunakan tenaga surya atau matahari yang dikonversikan menjadi energi listik. Dilakukan studi kelayakan PLTS on-grid sebagai alternatif pembangkit listrik di kota tarakan menggunakan Helioscope. Dari hasil kajian pada aspek teknis menggunakan Helioscope dan aspek finansial menggunakan metode Net Present Value (NPV) PLTS on-grid pada 4 lokasi di kota tarakan layak untuk dilaksanakan karena mendapatkan nilai performance ratio dan nilai NPV, yaitu PLTS lokasi Kec. Tarakan Tengah nilai PR 81,2% dan nilai NPV>0, PLTS lokasi Kec. Tarakan Barat nilai PR 82,1% dan nilai NPV>0, PLTS lokasi Kec. Tarakan Timur nilai PR 76,8%, dan PLTS Kec. Tarakan Utara nilai PR 81,6%.