Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: .Metode sudut proteksi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Sambaran Petir Menggunakan Metode Sudut Proteksi pada Gedung Rektorat Universitas Borneo Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bangunan tinggi merupakan salah satu objek yanag kemungkinan besar memiliki resiko sambaran petir. Oleh karena itu penting untuk memproteksi bangunan tinggi dengan sistem yang handal. Penelitian ini mengevaluasi sistem penangkal petir pada Gedung Rektorat Universitas Borneo Tararkan . Metode yang di gunakan adalah sudut proteksi. Untuk menganalisa diperoleh data pengukuran tahanan (Grounding) sebesar 35,6 Ω. Berdasrkan hasil perhitungan diperoleh nilai pararel tahanan grounding sebesar 0,67Ω. Dengan standar SNI perhitungan tahanan grounding diperoleh sebesar 0,24Ω. Data hasil guruh yang di peroleh pada tahun 2023 pada BMKG kota Tarakan selama 12 bulan diperoleh nilai rata-rata kerapatan sambaran petir ketanah sebesar 10,02km. Sedangkan perhitungan area proteksi (Ac) pada atap tengah dan samping diperoleh sebesar 115.883,25km dengan rata-rata sambaran petir pertahun sebesar 1,16 kali sambaran petir. Berdasarkan Analisa perhitungan diperoleh efisensi sambaran petir pada Gedung Rektorat Univerasitas Borneo Tarakan sebesar 0,91%..

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Penangkal Petir Menggunakan Sudut Proteksi Pada Gedung Rusunawa Universitas Borneo Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Evaluasi penangkal petir menggunakan metode sudut proteksi pada Gedung Rusunawa Universitas Borneo Tarakan, petir external pada Gedung Rusunawa Universitas Borneo Tarakan dan dapat mencegah sambaran petir dengan cara batang elektroda ditancap ketanah dengan panjang elektroda batang 2 m atau sering disebut metode tancap yang ada pada Gedung Rusunawa Universitas Borneo Tarakan. Dengan menggunakan satu metode yaitu metode sudut proteksi adapun hasil data yang diukur dilapangan beserta hasil perhitungan data yang diperoleh adalah sebagai berikut: Data lapangan 0,42 ohm, Data hasil perhitungan terbagi dua yaitu: Data perhitungan menurut data lapangan sebesar (5,715 ohm) dan data perhitungan menurut SNI sebesar (0,02 ohm), data hari guruh selama 12 bulan dengan hasil perhitungan terdapat hasil 10,32 km¬¬¬2/tahun, indeks bahaya sambaran petir pada tabel 2.5 dengan hasil yang diperoleh (12), data curah hujan dengan dengan hasil perhitungan sebesar 8,37 km2/tahun, menghitung area proteksi (Ac) pada gedung yaitu: Atap tengah 58 227,14 km2 dan Atap samping 55 236,47 km2, rata-rata sambaran petir pertahun: Atap tengah 0,60 sambaran petir pertahun, dan Atap samping 0,57 sambaran petir pertahun, menghitung efisiensi sambaran petir: Atap tengah gedung 0,83%, dan Atap samping 0,82%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail