KAJIAN ETNOFARMAKOLOGI TUMBUHAN AKAR KUNING (Arcangelisia flava Merr.) SEBAGAI OBAT PADA PENYAKIT MALARIA OLEH MASYARAKAT DI DESA SETABU KEPULAUAN SEBATIK DAN KAITANNYA DENGAN PEMBELAJARAN IPA SMP
Kajian etnofarmakologi merupakan studi yang membahas tentang senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam tumbuhan dan pemanfaatannya dalam pengobatan tradisional. Untuk mengetahui lebih dalam tentang pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional maka dilakukan penelitian di Desa Setabu mengenai pemanfaatan tumbuhan akar kuning (Arcangelisia flava Merr.) yang menggunakan tumbuhan tersebut sebagai obat penyakit malaria dan penyakit lainnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data dilakukan, melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Setabu mengolah batang dan akar tumbuhan akar kuning menjadi ramuan herbal yang direbus dan diminum untuk mengobati penyakit malaria, diare, demam, dan penyakit kuning. Pengetahuan ini diwariskan secara turun-temurun melalui pengalaman langsung sebagai akibat dari terbatasnya akses ke fasilitas Kesehatan. Data penelitian juga menunjukkan bahwa pengetahuan tentang pemanfaatan tumbuhan akar kuning memiliki kaitan dengan pembelajaran IPA di SMP, terutama dalam materi ekologi, keanekaragaman hayati, dan pemahaman mengenai zat aditif alami. Temuan ini dapat memperkaya pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal serta mendukung pelestarian budaya dan lingkungan.