IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERBAHASA DAN KOMUNIKASI PADA ANAK AUTISME (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari mengidentifikasi kemampuan berbahasa ekspresif dan reseptif yang dimiliki anak dengan gangguan autisme dengan menggunakan kajian psikolinguistik. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian deskriptif kualitatif karena mendeskripsikan masalah-masalah yang berkenaan dengan kemampuan berbahasa anak autisme serta gangguan komunikasi yang dialami anak dengan gangguan autisme. Objek pada penelitian ini anak dengan gangguan autisme bernama Al Parabi (AL) usia 18 tahun. Data diperoleh dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan diantaranya pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan diakhiri dengan penarik kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan bahwa Al anak dengan gangguan autisme memiliki kemampuan berbahasa ekspresif dan kemampuan berbahasa reseptif untuk tujuan komunikasi. Kemampuan berbicara Al mengalami kesulitan kognitif dan pemrosesan yang dimana Al mengalami kesulitalitan menggunakan kata-kata tersebut dalam kalimat yang terstruktur. Adapun komunikasi verbal yang dimiliki Al yaitu dapat melakukan komunikasi dua arah. Dan untuk kemampuan komunikasi non-verbalnya terkadang anak dapat melakukan komunikasi dengan kontak mata dan terganggu jika berkomunikasi terjadi sentuhan. Lemah kuatnya suara yang dikeluarkan sudah jelas dan dapat didengar orang lain, untuk kecepatan dalam berkomunikasi anak normal dan cukup baik.