ANALISIS KONTRIBUSI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP KEMANDIRIAN FISKAL PEMERINTAH KOTA TARAKAN (STUDI PADA SEKTOR PARIWISATA DAN PERDAGANGAN)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kontribusi PAD sektor pariwisata dan kontribusi PAD sektor perdagangan terhadap kemandirian fiskal Pemerintah Kota Tarakan selama periode 2020–2024, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Data yang digunakan berupa data sekunder runtut waktu triwulanan selama lima tahun sehingga diperoleh 20 observasi. Sumber data berasal dari Laporan Realisasi Anggaran dan rekapitulasi pendapatan daerah Pemerintah Kota Tarakan. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD Kota Tarakan cenderung meningkat selama periode pengamatan, dengan kontribusi sektor pariwisata yang relatif lebih besar dibandingkan sektor perdagangan. Meskipun demikian, tingkat kemandirian fiskal masih berada pada kategori sangat rendah karena rasio PAD terhadap total pendapatan daerah tetap berada di bawah 25 persen. Secara parsial, kontribusi PAD sektor pariwisata dan kontribusi PAD sektor perdagangan tidak berpengaruh signifikan terhadap kemandirian fiskal. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kemandirian fiskal. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kemandirian fiskal Kota Tarakan tidak cukup hanya ditopang oleh perubahan komposisi dua sektor tersebut di dalam PAD, tetapi memerlukan optimalisasi sumber-sumber PAD lainnya serta pengurangan ketergantungan pada penerimaan di luar PAD.