Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: WIDYA EKA PRATIWI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Kinerja Dan Proyeksi Pembiayaan Perbankan Pada Sektor-Sektor Ekonomi Di Kota Tarakan

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas, efektivitas dan kebutuhan modal pembiayaan perbankan pada sektor-sektor ekonomi di Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dari tahun 2017-2022. Metode analisis data yang digunakan adalah produktivitas, efektivitas, tipologi klassen dan kebutuhan modal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sektor dengan produktivitas tertinggi adalah Sektor Pendidikan dengan nilai rata-rata Rp 7.432,03 dan produktivitas terendah yaitu Sektor Jasa Perusahaan dengan nilai rata-rata Rp 2,3. Hasil analisis efektivitas, sektor paling efektif adalah Sektor Jasa Pendidikan dengan nilai rata-rata Rp 0,02 dan sektor paling tidak efektif adalah Sektor Jasa Perusahaan dengan nilai rata-rata Rp 6,79. Analisis tipologi klassen tahun 2022, pada posisi Kuadran I sebagai sektor inovatif terdapat 6 sektor ekonomi, Kuadran II terdapat 7 sektor ekonomi sebagai sektor potensial, Kuadran III tidak terdapat sektor ekonomi dan Kuadran IV terdapat 4 sektor sebagai sektor tertinggal. Hasil analisis proyeksi kebutuhan modal pada skenario I membutuhkan modal sebesar Rp 762 Miliar. Pada skenario II membutuhkan modal sebesar Rp 1,4 Triliun. Adapun pada skenario III membutuhkan modal sebesar Rp 2,2 Triliun.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kinerja Dan Proyeksi Pembiayaan Perbankan Pada Sektor-Sektor Ekonomi Di Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas, efektivitas dan kebutuhan modal pembiayaan perbankan pada sektor-sektor ekonomi di Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dari tahun 2017-2022. Metode analisis data yang digunakan adalah produktivitas, efektivitas, tipologi klassen dan kebutuhan modal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sektor dengan produktivitas tertinggi adalah Sektor Pendidikan dengan nilai rata-rata Rp 7.432,03 dan produktivitas terendah yaitu Sektor Jasa Perusahaan dengan nilai rata-rata Rp 2,3. Hasil analisis efektivitas, sektor paling efektif adalah Sektor Jasa Pendidikan dengan nilai rata-rata Rp 0,02 dan sektor paling tidak efektif adalah Sektor Jasa Perusahaan dengan nilai rata-rata Rp 6,79. Analisis tipologi klassen tahun 2022, pada posisi Kuadran I sebagai sektor inovatif terdapat 6 sektor ekonomi, Kuadran II terdapat 7 sektor ekonomi sebagai sektor potensial, Kuadran III tidak terdapat sektor ekonomi dan Kuadran IV terdapat 4 sektor sebagai sektor tertinggal. Hasil analisis proyeksi kebutuhan modal pada skenario I membutuhkan modal sebesar Rp 762 Miliar. Pada skenario II membutuhkan modal sebesar Rp 1,4 Triliun. Adapun pada skenario III membutuhkan modal sebesar Rp 2,2 Triliun.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail