Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Penerapan intervensi kombinasi kompres hangat kering warm water zack (WWZ) dan relaksasi otot progresif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien dispepsia di IGD RSUD Jusuf SK
Analisis Pola Makan dengan Kejadian Overweight pada Anak Remaja di SMP Negeri 7 Tarakan
Overweight masih menjadi masalah yang dialami oleh remaja di Kota Tarakan yang kejadiannya semakin meningkat, hal ini disebabkan oleh perubahan gaya hidup dan pola makan yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan kejadian overweight pada siswa SMP Negeri 7 Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 80 siswa kelas IX yang dipilih melalui metode purposive random sampling. Data pola makan dikumpulkan menggunakan kuesioner frekuensi konsumsi makanan yang mencakup kategori karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, soft drink, dan makanan tinggi kalori. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman untuk menentukan hubungan antara pola makan dan kejadian overweight. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan, khususnya konsumsi makanan tinggi kalori, lemak, dan soft drink, memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian overweight (p0,05). Sementara itu, variabel konsumsi protein dan vitamin tidak memiliki hubungan terhadap kejadian overweight (p>0,05). Untuk mengatasi masalah overweight maka diperlukan edukasi tentang gizi yang melibatkan kerjasama antara instansi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan khususnya Puskesmas, melalui penyuluhan berkala kepada siswa serta pengawasan terhadap kantin sekolah diharapkan dapat mengurangi prevalensi overweight pada remaja melalui peningkatan kesadaran dan perilaku makan sehat.
Analisis Pola Makan dengan Kejadian Overweight pada Anak Remaja di SMP Negeri 7 Tarakan
Overweight masih menjadi masalah yang dialami oleh remaja di Kota Tarakan yang kejadiannya semakin meningkat, hal ini disebabkan oleh perubahan gaya hidup dan pola makan yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan kejadian overweight pada siswa SMP Negeri 7 Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 80 siswa kelas IX yang dipilih melalui metode purposive random sampling. Data pola makan dikumpulkan menggunakan kuesioner frekuensi konsumsi makanan yang mencakup kategori karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, soft drink, dan makanan tinggi kalori. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman untuk menentukan hubungan antara pola makan dan kejadian overweight. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan, khususnya konsumsi makanan tinggi kalori, lemak, dan soft drink, memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian overweight (p0,05). Sementara itu, variabel konsumsi protein dan vitamin tidak memiliki hubungan terhadap kejadian overweight (p>0,05). Untuk mengatasi masalah overweight maka diperlukan edukasi tentang gizi yang melibatkan kerjasama antara instansi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan khususnya Puskesmas, melalui penyuluhan berkala kepada siswa serta pengawasan terhadap kantin sekolah diharapkan dapat mengurangi prevalensi overweight pada remaja melalui peningkatan kesadaran dan perilaku makan sehat.