Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: SYAHRUL RAMADANI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR JEROAN IKAN GULAMAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus, L.)

2022•Koleksi Perpustakaan

Jeroan ikan merupakan salah satu bagian dari limbah ikan yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Potensi jeroan ikan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC) karena masih mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman. POC merupakan salah satu pupuk yang dapat digunakan untuk tanaman hortikultura seperti tanaman mentimun (Cucumis sativus, L.). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian POC jeroan ikan gulamah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus, L.), serta mendapatkan konsentrasi POC jeroan ikan gulamah yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun tertinggi. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu P0: 0%(Kontrol) POC, P1: 12,5% POC, P2: 25% POC, P3: 37,5% POC dan P4: 50% POC. Masing-masing taraf di ulang 5 kali. Data yang terkumpul dianalisis dengan Uji Anova dan dilanjutkan dengan Uji DMRT untuk data yang berditribusi normal dan Uji Kruskal Wallis untuk data yang tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC jeroan ikan gulamah berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Konsentrasi poc jeroan ikan gulamah yang memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun terbaik adalah konsentrasi 12,5% POC. Konsentrasi ini memberi nilai rata-rata tinggi tanaman 155,9 cm, diameter batang 0,8 mm, jumlah daun 25,9 dan jumlah cabang 4 pada fase vegetatif. Sedangkan pada fase generatif konsentrasi ini memberikan nilai rata-rata jumlah bunga produktif 3,3, jumlah cabang produktif 1,4, jumlah total buah pertanaman 2,7, jumlah buah layak panen pertanaman 2,5, panjang buah 21,2 cm, diameter buah 48,5 mm, berat buah layak panen 270,2 g dan berat total buah pertanaman 675,1 g. akan tetapi, pemberian dengan konsentrasi 12,5% POC belum memberikan hasil yang maksimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR JEROAN IKAN GULAMAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus, L.)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jeroan ikan merupakan salah satu bagian dari limbah ikan yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Potensi jeroan ikan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC) karena masih mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman. POC merupakan salah satu pupuk yang dapat digunakan untuk tanaman hortikultura seperti tanaman mentimun (Cucumis sativus, L.). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian POC jeroan ikan gulamah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus, L.), serta mendapatkan konsentrasi POC jeroan ikan gulamah yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun tertinggi. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu P0: 0%(Kontrol) POC, P1: 12,5% POC, P2: 25% POC, P3: 37,5% POC dan P4: 50% POC. Masing-masing taraf di ulang 5 kali. Data yang terkumpul dianalisis dengan Uji Anova dan dilanjutkan dengan Uji DMRT untuk data yang berditribusi normal dan Uji Kruskal Wallis untuk data yang tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC jeroan ikan gulamah berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Konsentrasi poc jeroan ikan gulamah yang memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun terbaik adalah konsentrasi 12,5% POC. Konsentrasi ini memberi nilai rata-rata tinggi tanaman 155,9 cm, diameter batang 0,8 mm, jumlah daun 25,9 dan jumlah cabang 4 pada fase vegetatif. Sedangkan pada fase generatif konsentrasi ini memberikan nilai rata-rata jumlah bunga produktif 3,3, jumlah cabang produktif 1,4, jumlah total buah pertanaman 2,7, jumlah buah layak panen pertanaman 2,5, panjang buah 21,2 cm, diameter buah 48,5 mm, berat buah layak panen 270,2 g dan berat total buah pertanaman 675,1 g. akan tetapi, pemberian dengan konsentrasi 12,5% POC belum memberikan hasil yang maksimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail