Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Penulis: SUSI SUSANTI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS BREAK EVEN POINT DAN NILAI TAMBAH PRODUKSI KRIPIK PISANG DI KOTA TARAKAN (STUDI KASUS UKM QOBIDH KELURAHAN KAMPUNG 4)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Susi Susanti. 15.201020.033. 2019. Analisis Break Even Point dan Nilai Tambah Produksi Kripik Pisang di UKM Qobidh di Kota Tarakan (Studi kasus UKM Qobidh Kampung Empat). Dibimbing oleh ibu Nurlela M,SP., M.Si. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa keuntungan dan kerugian yang di terima UKM Qobidh dengan menggunakan analisis break event point dan berapa besar biaya per satu kali produksi, penerimaan dan pendapatan persatu kali produksi, serta nilai tambah dari usaha pengolahan pisang menjadi kripik pisang. Penelitian ini di lakukan di Kota Tarakan kelurahan kampung 4. Pengambilan data di mulai pada bulan april sampai bulan oktober 2019. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer. Data primer di peroleh melalui wawancara dengan pihak yang bersangkutan berdasarkan daftar pertanyaan yang telah di siapkan, serta pengamatan langsung di lapangan. Data yang di kumpulkan menyangkut: biaya variabel atau biaya yang jumlah nilai di pengaruhi oleh jumlah produksi kripik pisang adalah biaya bahan baku (pisang) dan biaya tetap terdiri dari: biaya penyusutan peralatan dan biaya lainnya di luar biaya variabel. Biaya penyusutan adalah biaya yang di susutkan perbulan. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: (1) menghitung break even pont produksi (2) menghitung break even point harga (3) menghitung break even point penerimaan dan dapat di lihat pada titik untung atau tidak untung. (4) menghitung nilai tambah dari usaha pengolahan pisang menjadi kripik pisang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) BEP produksi kripik pisang sebesar 6,48 kg dimana produksi lebih kecil dari produksi kripik di UKM Qobidh yaitu sebesar 14,08 kg (2) BEP harga sebesar Rp. 97.873 per Kg dimana BEP harga lebih kecil dari harga kripik pisang di UKM Qobidh yaitu Rp.100.000 per Kg (3) BEP penerimaan sebesar Rp. 1.364.834 per bulan lebih kecil dari penerimaan di UKM Qobidh yaitu Rp. 1.400.000 per bulan, dari nilai BEP keseluruhan dapat di katakan UKM Qobidh berada pada titik untung (4) besarnya nilai tambah dari usaha pengolahan pisang menjadi kripik pisang di UKM Qobidh yaitu Rp. 46.038 per Kg, artinya untuk setiap per satu kilo kripik pisang dapat memberikan pertambahan nilai sebesar Rp. 46.038

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENDEKATAN MODEL PERSAMAAN SIMULTAN HARGA TERHADAP PRODUKSI DAN PERMINTAAN RUMPUT LAUT (STUDI KASUS: BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PANTAI AMAL

2023•Koleksi Perpustakaan

The purpose of this study is to find out (1) what factors influence the production and demand for seaweed in Pantai Amal Village. (2) What is the concurrent relationship of pricing to seaweed output and demand in Pantai Amal Village? and makes use of cross-section data such as seaweed prices, production, demand, land area, number of seeds, capital, labor, business experience, income, and exports. (3) What factors influence seaweed production and demand in Pantai Amal Village? The analysis uses the simultaneous equation of the 2SLS (Two Stage Least Square) method. The findings indicated that the factors influencing production in Pantai Amal Village, specifically the number of seeds, had a significant value of 0.0030.05. While the factors that influence demand, specifically income, have a significance value of 0.000 0.05. It was discovered that the price of seaweed impacts output and demand significantly, with R2 =43.0%. It indicates that in Pantai Amal Village, there is a significant simultaneous relationship between price, production, and demand for seaweed.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENDEKATAN MODEL PERSAMAAN SIMULTAN HARGA TERHADAP PRODUKSI DAN PERMINTAAN RUMPUT LAUT (STUDI KASUS: BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PANTAI AMAL

2023•

The purpose of this study is to find out (1) what factors influence the production and demand for seaweed in Pantai Amal Village. (2) What is the concurrent relationship of pricing to seaweed output and demand in Pantai Amal Village? and makes use of cross-section data such as seaweed prices, production, demand, land area, number of seeds, capital, labor, business experience, income, and exports. The analysis uses the simultaneous equation of the 2SLS (Two Stage Least Square) method. The findings indicated that the factors influencing production in Pantai Amal Village, specifically the number of seeds, had a significant value of 0.003 0.05. While the factors that influence demand, specifically income, have a significance value of 0.000 0.05. It was discovered that the price of seaweed impacts output and demand significantly, with R2 =43.0%. It indicates that in Pantai Amal Village, there is a significant simultaneous relationship between price, production, and demand for seaweed.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail