Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: SUSANA INES RITAN
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY-TWO STRAY DAN MODEL CONCEPT SENTENCE TERHADAP HASIL MENULIS TEKS PERSUASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 11 TARAKAN

2022•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dimana pengambilan data dilakukan secara daring. Desain dari penelitian ini menggunakan true experimental design berbentuk pretest-pottest only control design, karena adanya keterlibatan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang dipilih secara acak. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan yang tersebar dalam empat kelas. Data dari penelitian ini adalah hasil menulis teks persuasi menggunakan model pembelajaran two stay-two stray dan concept sentence. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan instrumen penilaian berupa tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara analisis deskriptif untuk menghitung nilai rata-rata, standar deviasi dan analisis inferensial untuk menganalisa data sampel yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan 24 jumlah siswa memiliki nilai rata-rata adalah 86,67 dan nilai standar deviasinya adalah 5,685. Sedangkan hasil analisis inferensial uji t (independent sample t-test) diperoleh signifikan sebesar 1,000 lebih besar dari 5% (=0,05) apabila signifikan lebih besar, maka H₀ diterima dan Ha ditolak sehingga tidak ada perbedaan hasil menulis teks persuasi menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay-two stray dengan concept sentence siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Akan tetapi berdasarkan keefektifan waktu, terdapat perbedaan antara penggunaan model pembelajaran two stay-two stray dan concept sentence yaitu model two stay-two stray membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan model concept sentence, hal ini dikarenakan adanya perbedaan langkah-langkah pembelajaran. Setelah diberikan perlakuan model pembelajaran two stay-two stray dan concept sentence pada kelas eksperimen dan kelas kontrol siswa lebih antusias karena pembelajaran berpusat pada siswa sehingga lebih aktif berdiskusi didalam grup dalam menyampaikan pendapatnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY-TWO STRAY DAN MODEL CONCEPT SENTENCE TERHADAP HASIL MENULIS TEKS PERSUASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 11 TARAKAN

2022•

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dimana pengambilan data dilakukan secara daring. Desain dari penelitian ini menggunakan true experimental design berbentuk pretest-pottest only control design, karena adanya keterlibatan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang dipilih secara acak. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan yang tersebar dalam empat kelas. Data dari penelitian ini adalah hasil menulis teks persuasi menggunakan model pembelajaran two stay-two stray dan concept sentence. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan instrumen penilaian berupa tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara analisis deskriptif untuk menghitung nilai rata-rata, standar deviasi dan analisis inferensial untuk menganalisa data sampel yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan 24 jumlah siswa memiliki nilai rata-rata adalah 86,67 dan nilai standar deviasinya adalah 5,685. Sedangkan hasil analisis inferensial uji t (independent sample t-test) diperoleh signifikan sebesar 1,000 lebih besar dari 5% (=0,05) apabila signifikan lebih besar, maka H₀ diterima dan Ha ditolak sehingga tidak ada perbedaan hasil menulis teks persuasi menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay-two stray dengan concept sentence siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Akan tetapi berdasarkan keefektifan waktu, terdapat perbedaan antara penggunaan model pembelajaran two stay-two stray dan concept sentence yaitu model two stay-two stray membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan model concept sentence, hal ini dikarenakan adanya perbedaan langkah-langkah pembelajaran. Setelah diberikan perlakuan model pembelajaran two stay-two stray dan concept sentence pada kelas eksperimen dan kelas kontrol siswa lebih antusias karena pembelajaran berpusat pada siswa sehingga lebih aktif berdiskusi didalam grup dalam menyampaikan pendapatnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail