KECENDERUNGAN GURU IPA PADA PEMBELAJARAN DARING SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 STUDI KASUS PENGGUNAAN SYNCHRONOUS DAN ASYNCHRONOUS DI SMP NEGERI 4 TARAKAN
KECENDERUNGAN GURU IPA PADA PEMBELAJARAN DARING SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 STUDI KASUS PENGGUNAAN SYNCHRONOUS DAN ASYNCHRONOUS DI SMP NEGERI 4 TARAKAN Abstrak Pembelajaran daring adalah pembelajaran jarak jauh (distance learning) yang memanfaatkan teknologi komputer dan jaringan internet. Asynchronous adalah pembelajaran secara bebas tidak terikat oleh waktu. Synchronous adalah ketika peserta didik dan instruktur bertukar informasi dan berinteraksi secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan guru IPA pada pembelajaran daring asynchronous dan synchronous. Jenis penetilitian ini adalah kualitatif desktriptif. Sampel penelitian adalah 6 guru dari keseluruhan kelas VII-IX guru mata pelajaran IPA SMP Negeri 4 Tarakan. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti bahwa nilai persentase asynchronous lebih tinggi 70% dan hasil yang diperoleh nilai pesentase synchronous 45%. Implementasi pembelajaran synchronous dan asynchronous oleh guru IPA selama pembelajaran daring di SMP Negeri 4 Tarakan masih kurang maksimal, kurang komunikatif, dan pembelajaran tidak berjalan dengan baik dikarenakan siswa tidak mempunyai hand phone sendiri, minat siswa untuk meminjam buku di perpustakaan kurang, siswa mengalami kendala pada jaringan internet. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa guru IPA di SMP Negeri 4 Tarakan lebih cenderung menggunakan pembelajaran Asynchronous.