Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: RAHMADANI PUJIYATI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

pengaruh upah, indeks pembangunan manusia dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja

2026•Koleksi Perpustakaan

Penyerapan tenaga kerja merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan ekonomi daerah karena mencerminkan kemampuan suatu wilayah dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Provinsi Kalimantan Utara, sebagai provinsi termuda dengan potensi strategis dan kekayaan sumber daya alam, peningkatan investasi belum sepenuhnya diikuti oleh optimalnya penyerapan tenaga kerja lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah, IPM, dan Investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel yang menggabungkan data cross-section lima kabupaten/kota dan time series periode 2019–2024,. Pemilihan model dilakukan melalui uji chow dan uji hausman yang menunjukkan bahwa fixed effect model merupakan model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial upah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, IPM berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan investasi berpengaruh positif namun tidak signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan kemampuan model menjelaskan variasi sebesar 50,91%. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan pengupahan yang seimbang, peningkatan investasi pada sektor padat karya, serta penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan berbasis industri, dan peningkatan layanan kesehatan guna mendorong penyerapan tenaga kerja yang lebih optimal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Upah, Indeks Pembangunan Manusia, dan Investasi terhadap penyerapan Tenaga Kerja di Kalimantan Utara

2026•

Penyerapan tenaga kerja merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan ekonomi daerah karena mencerminkan kemampuan suatu wilayah dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Provinsi Kalimantan Utara, sebagai provinsi termuda dengan potensi strategis dan kekayaan sumber daya alam, peningkatan investasi belum sepenuhnya diikuti oleh optimalnya penyerapan tenaga kerja lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah, IPM, dan Investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel yang menggabungkan data cross-section lima kabupaten/kota dan time series periode 2019–2024,. Pemilihan model dilakukan melalui uji chow dan uji hausman yang menunjukkan bahwa fixed effect model merupakan model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial upah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, IPM berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan investasi berpengaruh positif namun tidak signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan kemampuan model menjelaskan variasi sebesar 50,91%. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan pengupahan yang seimbang, peningkatan investasi pada sektor padat karya, serta penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan berbasis industri, dan peningkatan layanan kesehatan guna mendorong penyerapan tenaga kerja yang lebih optimal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail