Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Penulis: PUTRI AMANDA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN BAGI PETAMBAK DI KABUPATEN BULUNGAN

2025•

TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN BAGI PETAMBAK DI KABUPATEN BULUNGAN Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Tinjauan Kriminologi Terhadap Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan Bagi Petambak di Kabupaten Bulungan. Pertama, Apa faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tindak pidana pencurian dengan kekerasan bagi petambak di Kabupaten Bulungan? Bagaimana upaya yang dilakukan oleh kepolisian untuk mencegah terjadinya tindak pidana pencurian dengan kekerasan bagi petambak di Kabupaten Bulungan? Skripsi ini merupakan penelitian empiris atau penelitian lapangan. Skripsi ini berfokus untuk meneliti tindak pidana pencurian dengan kekerasan di tambak dengan tinjauan kriminologi. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yang digunakan adalah hasil wawancara dan observasi dilapangan. Data sekunder diperoleh dari perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, artikel, dan data-data internet, ensiklopedia, dan kamus. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa pertama, faktor utama kasus pencurian dengan kekerasan bagi tambak adalah dorongan ekonomi dan adanya kesempatan. Kedua. Kepolisian melakukan upaya dengan tiga lapis yaitu pre-emtif, preventif, dan represif

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN BAGI PETAMBAK DI KABUPATEN BULUNGAN

2025•

TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN BAGI PETAMBAK DI KABUPATEN BULUNGAN Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Tinjauan Kriminologi Terhadap Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan Bagi Petambak di Kabupaten Bulungan. Pertama, Apa faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tindak pidana pencurian dengan kekerasan bagi petambak di Kabupaten Bulungan? Bagaimana upaya yang dilakukan oleh kepolisian untuk mencegah terjadinya tindak pidana pencurian dengan kekerasan bagi petambak di Kabupaten Bulungan? Skripsi ini merupakan penelitian empiris atau penelitian lapangan. Skripsi ini berfokus untuk meneliti tindak pidana pencurian dengan kekerasan di tambak dengan tinjauan kriminologi. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yang digunakan adalah hasil wawancara dan observasi dilapangan. Data sekunder diperoleh dari perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, artikel, dan data-data internet, ensiklopedia, dan kamus. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa pertama, faktor utama kasus pencurian dengan kekerasan bagi tambak adalah dorongan ekonomi dan adanya kesempatan. Kedua. Kepolisian melakukan upaya dengan tiga lapis yaitu pre-emtif, preventif, dan represif

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN DATAR DI KELAS IV SDN 030 TARAKAN

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas IV di SDN 030 Tarakan dalam menyelesaikan soal matematika materi bangun datar. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa yang melakukan kesalahan lebih dari 4 indikator pada 8 indikator kesalahan menurut Watson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek memiliki kesalahan yang sama yaitu pada indikator (1) Data Tidak Tepat (Inappropriate Data), kurangnya pemahaman terhadap permasalahan pada soal khususnya pada materi bangun datar, (2) Prosedur Tidak Tepat (Inappropriate Procedure), subjek tidak menggunakan konsep yang seharusnya digunakan dan (3) Kesimpulan Hilang (Omitted Conclusion), subjek tidak menuliskan kesimpulan pada akhir jawaban, meskipun subjek telah menemukan hasil akhir dari penyelesaian soal. Adapun 2 indikator kesalahan yang tidak muncul sama sekali yaitu Masalah Hierarki Keterampilan (Hierarchy Problem), hal ini terjadi karena tidak terjadi kekeliruan pada saat proses perhitungan dan Kesalahan Lainnya (Above Other) subjek yang diambil tidak ada yang melakukan kesalahan lainnya, karena peserta didik telah menjawab soal meskipun mengalami beberapa kesalahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN DATAR DI KELAS IV SDN 030 TARAKAN

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas IV di SDN 030 Tarakan dalam menyelesaikan soal matematika materi bangun datar. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa yang melakukan kesalahan lebih dari 4 indikator pada 8 indikator kesalahan menurut Watson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek memiliki kesalahan yang sama yaitu pada indikator (1) Data Tidak Tepat (Inappropriate Data), kurangnya pemahaman terhadap permasalahan pada soal khususnya pada materi bangun datar, (2) Prosedur Tidak Tepat (Inappropriate Procedure), subjek tidak menggunakan konsep yang seharusnya digunakan dan (3) Kesimpulan Hilang (Omitted Conclusion), subjek tidak menuliskan kesimpulan pada akhir jawaban, meskipun subjek telah menemukan hasil akhir dari penyelesaian soal. Adapun 2 indikator kesalahan yang tidak muncul sama sekali yaitu Masalah Hierarki Keterampilan (Hierarchy Problem), hal ini terjadi karena tidak terjadi kekeliruan pada saat proses perhitungan dan Kesalahan Lainnya (Above Other) subjek yang diambil tidak ada yang melakukan kesalahan lainnya, karena peserta didik telah menjawab soal meskipun mengalami beberapa kesalahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail