Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Penulis: OVIANTI PAYUNG
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ASUHANAN PERSALINAN DENGAN TERAPI PIJAT OKSITOSIN UNTUK MEMPERCEPAT KALA I FASE AKTIF DI RUANG MELATI RSUD MALINAU

2025•

Latar Belakang: Kala I fase aktif adalah fase kritis persalinan yang menentukan keberhasilan proses kelahiran. Pijat oksitosin merupakan intervensi non farmakologis yang diyakini dapat meningkatkan kontraksi uterus dan mempercepat pembukaan serviks, namun bukti klinis di fasilitas primer masih terbatas. Tujuan: Mengetahui efektivitas pijat oksitosin terhadap lama kala I fase aktif pada Ny.R di Ruang Melati RSUD Malinau. Metode: Studi kasus dengan pendekatan kuantitatif–kualitatif pada satu ibu multipara (Ny. R) kala I fase aktif (pembukaan 5 cm) pada tanggal 3 Juni 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara, inspeksi, palpasi, auskultasi, dan observasi; pendokumentasian menggunakan format SOAP. Prosedur: pijat oksitosin sesuai protokol selama fase aktif, pencatatan durasi kala I, kontraksi, DJJ, dan kondisi ibu janin. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil: Lama kala I fase aktif tercatat 3 jam 30 menit, lebih cepat dibanding rata rata fisiologis multipara. Kontraksi menjadi lebih kuat dan teratur, DJJ stabil, dan tidak terjadi komplikasi maternal maupun fetal. Ibu melaporkan penurunan kecemasan dan nyeri dapat ditoleransi tanpa analgesik farmakologis. Temuan ini sejalan dengan penelitian Mustaghfiroh & Hesti (2022) dan Pamungkas et al. (2024) yang menunjukkan pijat oksitosin memperpendek kala I dan menurunkan nyeri. Kesimpulan: Pijat oksitosin efektif mempercepat kala I fase aktif pada ibu multipara, aman, dan dapat diintegrasikan sebagai intervensi standar non farmakologis dalam asuhan kebidanan di fasilitas pelayanan primer.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHANAN PERSALINAN DENGAN TERAPI PIJAT OKSITOSIN UNTUK MEMPERCEPAT KALA I FASE AKTIF DI RUANG MELATI RSUD MALINAU

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Kala I fase aktif adalah fase kritis persalinan yang menentukan keberhasilan proses kelahiran. Pijat oksitosin merupakan intervensi non farmakologis yang diyakini dapat meningkatkan kontraksi uterus dan mempercepat pembukaan serviks, namun bukti klinis di fasilitas primer masih terbatas. Tujuan: Mengetahui efektivitas pijat oksitosin terhadap lama kala I fase aktif pada Ny.R di Ruang Melati RSUD Malinau. Metode: Studi kasus dengan pendekatan kuantitatif–kualitatif pada satu ibu multipara (Ny. R) kala I fase aktif (pembukaan 5 cm) pada tanggal 3 Juni 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara, inspeksi, palpasi, auskultasi, dan observasi; pendokumentasian menggunakan format SOAP. Prosedur: pijat oksitosin sesuai protokol selama fase aktif, pencatatan durasi kala I, kontraksi, DJJ, dan kondisi ibu janin. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil: Lama kala I fase aktif tercatat 3 jam 30 menit, lebih cepat dibanding rata rata fisiologis multipara. Kontraksi menjadi lebih kuat dan teratur, DJJ stabil, dan tidak terjadi komplikasi maternal maupun fetal. Ibu melaporkan penurunan kecemasan dan nyeri dapat ditoleransi tanpa analgesik farmakologis. Temuan ini sejalan dengan penelitian Mustaghfiroh & Hesti (2022) dan Pamungkas et al. (2024) yang menunjukkan pijat oksitosin memperpendek kala I dan menurunkan nyeri. Kesimpulan: Pijat oksitosin efektif mempercepat kala I fase aktif pada ibu multipara, aman, dan dapat diintegrasikan sebagai intervensi standar non farmakologis dalam asuhan kebidanan di fasilitas pelayanan primer.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU POST SECTIO CAECAREA DI RSUD MALINAU

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Proses SC dapat mempengaruhi pelepasan oksitosin, mengakibatkan kendala dalam memberikan ASI secara optimal. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk merangsang hormon prolaktin serta oksitosin pada ibu setelah melahirkan adalah dengan melakukan pijat oksitosin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada ibu post operasi Section Caesar hari ke II di Ruang Melati RSUD Kabupaten Malinau tahun 2024

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU POST SECTIO CAECAREA DI RSUD MALINAU

2024•

Latar Belakang: Proses SC dapat mempengaruhi pelepasan oksitosin, mengakibatkan kendala dalam memberikan ASI secara optimal. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk merangsang hormon prolaktin serta oksitosin pada ibu setelah melahirkan adalah dengan melakukan pijat oksitosin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada ibu post operasi Section Caesar hari ke II di Ruang Melati RSUD Kabupaten Malinau tahun 2024

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail